Okupansi Hotel di Pekanbaru Meningkat, Karyawan yang Sebelumnya Dirumahkan Bisa Kembali Bekerja

jumlah okupansi hotel di Pekanbaru mengalami peningkatan yang cukup tajam, sehingga keterisian kamar saat ini tidak lagi sepi

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Salah satu kamar di Grand Zuri Hotel Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Tingkat hunian hotel meningkat signifikan seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 di Pekanbaru beberapa waktu lalu oleh pemerintah. 

Di Grand Zuri Hotel Pekanbaru misalnya, jumlah okupansi mengalami peningkatan yang cukup tajam, sehingga keterisian kamar saat ini tidak lagi sepi di hotel yang berlokasi di Jalan Teuku Umar Pekanbaru tersebut. 

"Sejak PPKM turun ke level 2, tingkat hunian kamar mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penurunan PPKM ini memang sangat berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel saat ini," kata Sales and Marketing Manager Grand Zuri Pekanbaru, Hendra Purnama, Selasa (28/9/2021).

Hendra juga mengatakan, saat PPKM Level 4 , tingkat hunian di Grand Zuri Pekanbaru hanya sekitar 20 persen saja, jumlah tersebut sangat kecil dibandingkan saat tidak ada Covid-19 .

Namun sejak level PPKM level 2 , terjadi kenaikan tingkat hunian. Bahkan kini sudah di angka 60 persen. 

"Kita masih ingat, saat PPKM level 4 tamu sangat sedikit yang datang, pengurangan penerangan dan lainnya. Kini Alhamdulillah sudah menunjukkan perubahan. Perlahan tamu sudah mulai banyak yang datang ke Hotel kita. Ini tentu kemajuan yang sangat baik," ujarnya. 

Hendra menambahkan, untuk PPKM level 2 ini, jalan masuk ke Pekanbaru dari luar kota sudah dibuka.

Sehingga tamu-tamu dari luar kota seperti Bengkalis, Taluk Kuantan, Kampar dan daerah lain sudah mulai masuk.

Jadi kalau ada yang dinas ke Pekanbaru sudah bisa karena tidak ditutup lagi. Hal ini membuat hunian kamar otomatis meningkat.

"Kemudian untuk acara nikahan di hotel kan juga sudah dibolehkan, walaupun jumlahnya masih dibatas, namun paling tidak sudah dibolehkan. Ini sangat kita sambut baik tentunya," katanya lagi. 

Bahkan dikatakan Hendra, karyawan yang sebelumnya dirumahkan kini sudah dijemput dan kembali bekerja. Hal tersebut tentunya menggembirakan bagi semua pihak.

Sementara itu, untuk memastikan tamu Grand Zuri Hotel Pekanbaru merasa nyaman dan tidak khawatir saat menginap, pihaknya tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat.

Upaya lain untuk membangkitkan kepercayaan masyarakat adalah bahwa Grand Zuri sudah meraih sertifikat Cleanliness, Healthy, Safety and Environment (CHSE) dari Kemenparekraf. 

Sertifikasi CHSE ini diberikan kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata dan juga produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

"Kita juga selalu lapor ke Satgas Covid-19 kalau mau buat acara, jadi tidak ada kekhawatiran acara bakal dibubarkan. Karena kita sudah lapor, jadi memang ada koordinasi dan izin dari Satgas Covid-19. Ini membuat tamu kita merasa nyaman menginap di sini," tuturnya.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Kaya Rasa, Tongseng dan Nasi Goreng di Grand Zuri Hotel Gunakan Daging Kambing Muda

Grand Zuri Hotel Hadirkan Kepala Ikan Kakap Gulai Pauh dengan Cita Rasa Kuat Khas Sumatera Barat

Belum Vaksinasi Covid-19, Pria Ini Batal Nonton di Bioskop

Parkir Non Tunai di Kota Pekanbaru Diterapkan Oktober, Tahap Awal Ada 250 Mesin EDC

1 Tahun Usia Tol Pekanbaru Dumai, Kendaraan Melintas Sudah Mencapai 4 Jutaan

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved