Perbaikan Jembatan Maredan Tuntas, Kendaraan Kini Bisa Melintas Dengan Nyaman 

Sebelumnya jembatan ini mengalami renggangan antar segmen. Sehingga pada bagian tengah jembatan ini ada celah berlubang selebar lebih kurang 20 Cm.

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Proses perbaikan Jembatan Maredan di Kabupaten Siak . 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Proses perbaikan Jembatan Maredan yang ada di Kabupaten Siak sudah selesai dikerjakan oleh petugas dari UPT Wilayah 1, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pemukiman Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau.

Sebelumnya jembatan ini mengalami renggangan antar segmen. Sehingga pada bagian tengah jembatan ini ada celah berlubang selebar lebih kurang 20 Cm.

Akibat adanya renggangan ini membuat pengendara tidak nyaman saat melintas diatas jembatan tersebut.  Saat ini, jembatan tersebut sudah kembali bisa dilintasi masyarakat dengan nyaman.

"Alhamdulillah pengerjaan perbaikan jembatan Maredan sudah selesai,  sudah normal kembali seperti biasa dan celah yang menenggang kemarin sudah tertutup dan sudah rata seperti semula. Kita bergerak cepat, karena memang salah satu prioritas kita adalah pelayanan kepada masyarakat," kata Kepala Dinas PUPR PKPP Taufiq OH melalui Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) I, Ardi Irfandi, Rabu (29/9/2021).

Ardi mengatakan, perbaikan pada jembatan Maredan dilakukan dengan melakukan penyambungan antar segmen menggunakan bantalan karet atau expansion join.

"Setelah melakukan perbaikan pada Jembatan Siak I , tim berpindah tempat untuk melakukan perbaikan jembatan di Maredan (Jembatan Sultan Syarif Hasim) di Kabupaten Siak dan saat ini sudah selesai dikerjakan," katanya. 

Dijelaskan Ardi, kondisi kedua jembatan tersebut juga mengalami kerusakan yang sama, yakni terjadi perenggangan antar segmen sehingga menimbulkan adanya celah ditengah jembatan.

"Yang di Maredan itu bahkan lebih besar lagi rengganganya. Karena itu pengerjaannya memerlukan waktu hingga 15 hari," ujarnya.

Meski ada celah akibat adanya renggangan antar segmen yang terjadi di jembatan, pihaknya memastikan kondisi tersebut secara struktur tidak membahayakan. Sehingga warga yang melintas tidak perlu takut. 

"Kalau secara struktur kami pastikan itu tidak ada masalah, dan tidak membahayakan, karena itukan renggangan antar segmen saja, tapi dari segi kenyamanan pengendara yang melintasi jembatan itu memang agak sedikit kurang nyaman. Tapi sekarang jembatan sudah kembali nyaman dilintasi," ujarnya.

Sebelumnya perbaikan serupa juga dilakukan di Jembatan Siak I atau Jembatan Leighton Rumbai. 

Ardi mengatakan, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat jika selama pengerjaan perbaikan jembatan ini terjadi antrean dan kemacetan di sekitar jembatan.

Sebab selama proses pengerjaan jembatan hanya dibuka separuhnya saja. Sedangkan separuhnya lagi ditutup karena ada petugas yang sedang bekerja menutup celah jembatan yang merenggang.

Meski ada celah akibat adanya renggangan antar segmen yang terjadi di Jembatan Leighton , pihaknya memastikan kondisi tersebut secara struktur tidak membahayakan.

Sehingga warga yang melintas tidak perlu takut. Namun tetap diminta untuk berhati-hati karena ada celah yang berlubang. 

"Kalau secara struktur kami pastikan itu tidak ada masalah, dan tidak membahayakan, karena itukan renggangan antar segmen saja, tapi dari segi kenyamanan pengendara yang melintasi jembatan itu memang agak sedikit kurang nyaman, jadi harus berhati-hati, terutama kendaraan roda dua, apalagi sepeda," ujarnya.

Ardi menjelaskan, perbaikan renggangan yang terjadi saat ini merupakan perbaikan sekala kecil atau minor.

Sebab kerusakan yang terjadi hanya dibagian dari komponen asesoris  jembatan yang dipasang untuk memberikan kenyamanan pemakai dan membuat umur jembatan lebih panjang. Jadi bukan kerusakan  pada bagian struktur.

"Itu masuk ke kategori asesoris jembatan, bukan penanganan struktur, karena hanya bantalannya saja yang rusak. Kalau kita ibaratkan mobil, itu bempernya saja, bukan bodi mobilnya," ujar Ardi. 

( Tribunpekanbarutravel.com )

Kuliner Olahan Biji Getah Bengkalis Dipilih Jadi Oleh-oleh Untuk Presiden Jokowi

Dua Pemuda Riau Inovasi Produk Pemanas Air dari AC Rumahan, Begini Cara Kerjanya

Puluhan Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Gubri Syamsuar: Pandemi Belum Berakhir 

Seludupkan 875 Ekor Burung Gelatik dan Ciblek, Pria Asal Jambi Diamankan Polres Pelalawan

Dua Bulan Terhenti, 10 Unit Bus Vaksinasi Covid-19 Keliling Belum Kunjung Beroperasi di Pekanbaru

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved