4 Rekomendasi Objek Wisata di Bengkalis Riau, Cocok Untuk Pecinta Pantai

Destinasi wisata yang ada di Riau tersebar luas di sejumlah kabupaten kota, salah satu kabupaten yang banyak menawarkan objek wisata ada di Bengkalis

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Wisatawan bermain selancar angin di kawasan Pantai Teluk Rhu Kabupaten Bengkalis belum lama ini 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Objek wisata yang ada di Provinsi Riau tersebar luas di sejumlah kabupaten kota, dan salah satu kabupaten yang banyak menawarkan destinasi wisata yang cukup menarik adalah Kabupaten Bengkalis .

Nah, Berikut 4 rekomendasi destinasi wisata di Bengkalis yang layak untuk dikunjungi.

1. Pantai Teluk Rhu

Menikmati malam dengan bercengkrama bersama sahabat atau keluarga di Pantai Teluk Rhu mempunyai sensasi tersendiri.

Apalagi jika kebersamaan itu ditemani dengan api unggun kecil yang dinyalakan di tepi pantai.

Bangun sedikit pagi juga bisa menjadi pilihan yang baik saat berada di pantai yang terletak di Rupat Utara ini.

Menikmati embun pagi sambil bermain pasir putih dan air laut menjadi pilihan utama.

Tidak hanya itu, garis pantai yang panjang sekitar 13 kilometer yang membentang dari barat ke timur juga bisa menjadi pilihan untuk berjalan, bersepeda maupun berkuda santai ditemani ombak yang suaranya memecah keheningan pagi.

Wisatawan juga bisa menyewa kuda untuk menelusuri Pantai Teluk Rhu Kabupaten Bengkalis
Wisatawan juga bisa menyewa kuda untuk menelusuri Pantai Teluk Rhu Kabupaten Bengkalis (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Kalau beruntung, pada pagi hari dalam keadaan cerah biasanya secara samar-samar terlihat perbukitan di negeri jiran Malaysia. Pasalnya, pantai Rupat Utara ini langsung menghadap ke Selat Malaka.

Bila berminat, wisatawan juga bisa langsung membeli ikan hasil melaut para nelayan untuk membuat kuliner ikan bakar di malam hari, biasanya sekitar jam 06.30 WIB, beberapa nelayan yang tinggal di kawasan itu sudah pulang dengan membawa ikan-ikan besar yang segar. 

Keunikan lainnya, dari bibir pantai, wisatawan dapat melihat lalu lalang kapal-kapal besar yang melintas.

Untuk menikmati keindahan pantai ini, wisatawan bisa menempuh perjalanan dengan dua jenis transportasi.

Jika memilih perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat cukup menyeberang dari kota Dumai menuju Pulau Rupat di pelabuhan Roro.

Penyeberangan memakan waktu sekitar 30 menit sampai 45 menit. Setelah sampai di Rupat dilanjutkan perjalanan sekitar dua jam menuju Rupat Utara.

Perjalanan darat ini terasa sedikit lama karena memang kondisi di beberapa titik jalan kurang baik.

Jika tidak ingin repot dengan perjalanan darat yang melelahkan, wisatawan bisa datang menggunakan transportasi air. Cukup merogoh kocek Rp105.000 sudah bisa sampai di Rupat Utara.

Transportasi laut ini memakan waktu sekitar 1,5 jam. Namun sepanjang perjalanan banyak hal yang bisa dinikmati.

Perjalanan menggunakan speedboat ini bertujuan ke Desa Tanjung Medang. Hanya butuh waktu sekitar sepuluh menit dari Pelabuhan Tanjung Medang ke Pantai Teluk Rhu.

2. Pantai Tenggayun

Pantai di Kabupaten Bengkalis yang satu ini mulai dilirik wisatawan lokal maupun luar Kabupaten Bengkalis .

Berbeda dari pantai lainnya, pantai ini berada di daratan Sumatera , tepatnya bagian pesisir timur Pulau Sumatera, wilayah Provinsi Riau .

Akses jalan untuk mencapainya pun cukup mudah, karena keberadaannya tidak jauh dari jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Bengkalis dengan Kota Dumai .

Jika ditempuh dari Kota Dumai , untuk sampai ke pantai ini hanya butuh waktu sekitaran satu jam perjalanan mengarah ke daerah Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Bengkalis .

Pantai tersebut memiliki nama Pantai Tenggayun sesuai dengan nama desa dimana pantai ini berada.

Rumah ikan nelayan di Pantai Tenggayun Bengkalis
Rumah ikan nelayan di Pantai Tenggayun Bengkalis (Dok Tribun Pekanbaru)

Lokasinya pun berada tidak jauh dari jalan lintas. Ketika memasuki Desa Tenggayun , akan terlihat gerbang masuk mengarah ke pantai.

Untuk sampai ke sana pun hanya berjarak 500 meter dari jalan lintas utama Dumai-Pakning.

Pantai Tenggayun menawarkan pemandangan berbeda dengan pantai lainnya. Karena menghadap ke Selat Malaka, pantai ini terkadang menyajikan pemandangan kapal besar yang melintas di perairan Malaka tersebut.

Selain itu juga, beberapa kapal nelayan berada di laut Selat Melaka menambah indah pemandangan.

Di bibir pantai berada sekitaran 200 meter dari tepi pantai juga terlihat beberapa rumah ikan milik nelayan.

Bahkan jika keadaan surut, wisatawan bisa berjalan menuju rumah-rumah ikan milik nelayan ini.

Rumah-rumah ikan ini memiliki tinggi sekitar 15 sampai 20 meter, dimana menjadi tempat nelayan untuk mengeringkan hasil tangkapannya menjadi ikan asin.

Nelayan di sana juga terkenal ramah, bahkan sering menawarkan para wisatawan untuk menginap semalam di atas rumah ikan mereka.

Pantai Tenggayun memang tidak selalu ramai dikunjungi, hanya pada hari libur seperti lebaran dan libur sekolah atau akhir pekan saja.

Pantai terlihat bersih dari sampah bagian pinggir pantai juga terdapat perahu yang terikat.

Banyak warung yang berada di pinggir pantai tersebut terbuat dari kayu dan menjual berbagai makanan ringan dan minuman.

Segelas kopi dapat menjadi sajian yang nikmat sambil melihat pemandangan pantai.

Biasanya pengunjung di Pantai Tenggayun ini menghabiskan waktu bermain sepeda di tepi pantai.

Atau pada sore hari menjelang matahari terbenam banyak yang mengabadikan momen dengan berfoto dengan pantulan cahaya matahari yang berwarna oranye di genangan air.

3. Agrowisata Desa Mentayan

Objek wisata baru ini berada di sebuah desa di Kecamatan Bantan .  Berjarak sekitar 20-30 kilometer dari Kota Bengkalis . 

Jika ditempuh dengan kendaraan roda dua, bisa menghabiskan waktu sekitar setengah jam.

Desa ini searah dengan Pantai Selat Baru, hanya saja saat sampai di pusat Desa Selat Baru pengunjung berbelok ke kanan mengarah ke Jembatan Sungai Liung . 

Tidak jauh dari jembatan tersebut ada perempatan lagi, dari sana cukup mengambil arah ke jalan sebelah kiri menuju Desa Mentayan . 

Masyarakat berdatangan di Agrowisata Desa Mentayan
Masyarakat berdatangan di Agrowisata Desa Mentayan (Dok Tribun Pekanbaru)

Di desa inilah wisata baru agrowisata mulai hit di mata masyarakat Pulau Bengkalis

Sesampai di Desa Mentayan ini ,  pengunjung akan dihadapkan dengan pemandangan luas hingga mengarah bibir pantai.

Pemadangan tersebut berupa hamparan lahan sawah dengan padi yang berwarna hijau kekuningan. 

Saat sampai di hamparan sawah ini akan terlihat gerbang masuk terbuat seadanya dibangun oleh pemuda di sana.

Gerbang tersebut bertuliskan Selamat datang Agro Wisata Desa Mentayan . 

Memasuki gerbang ini, pengunjung akan melihat sebelah kanan jalan berbagai jajanan rakyat di jual masyarakat setempat. 

Harga tentu terjangkau dan bersahabat dengan kantong.

Sementara sebelah kiri jalan parit atau aliran air untuk persawahan membatasi antara jalan dan sawah masyarakat

Beberapa saung juga berdiri diatas parit ini, sehingga dijadikan pengunjung sebagai tempat bersantai dan menikmati makanan. 

Untuk masuk kekawasan agrwisata ini, pengunjung cukup membayar Rp 2 ribu untuk setiap kendaraan mereka.

Tarif parkir ini dikelola pemuda setempat untuk biaya mereka membersihkan dan mengelola tempat ini.

4. Pulau Beting Aceh

Objek wisata yang satu ini tentu pernah di dengar oleh wisatawan yang pernah ke Pulau Rupat . Karena jika berkunjung ke Rupat pasti direkomendasikan untuk singgah ke tempat yang diberi nama Pulau Beting Aceh ini.

Pulau Beting Aceh merupakan salah satu pulau kecil di Rupat Utara , Kabupaten Bengkalis . Pulau yang memilik luas sekitar 2-4 hektare ini berada sekitar 30 menit dari Pantai Rupat Utara .

Tak sulit mendatangi pulau ini. Karena biasanya masyarakat Rupat Utara menyediakan penyewaan kapal pompong untuk mengantar wisatawan sampai ke lokasi.

Pulau Beting Aceh merupakan salah satu pulau kecil di Rupat Utara , Kabupaten Bengkalis . Pulau yang memilik luas sekitar dua sampai empat hektare ini berada sekitar 30 menit dari Pantai Rupat Utara
Pulau Beting Aceh merupakan salah satu pulau kecil di Rupat Utara , Kabupaten Bengkalis . Pulau yang memilik luas sekitar dua sampai empat hektare ini berada sekitar 30 menit dari Pantai Rupat Utara (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Cukup merogoh kocek sekitar Rp 750 - 800 ribu per rombongan, warga siap mengantar dan menjemput wisatawan menuju Beting Aceh.

Untuk berkunjung disarankan berangkat saat kondisi laut dalam keadaan surut. Sehingga dapat melihat langsung hamparan pasir putih yang luas.

Hamparan pasir ini akan tertutup saat air pasang. Pasir pantai Beting Aceh ini cukup unik karena menurut mereka yang pernah mengunjungi pulau ini, pasir putih di pulau ini bisa berbisik.

Tepatnya mengeluarkan bunyi berdesir jika disentuh dan diinjak langkah kaki. 

Nuansa berwarna putih dari setiap sudut mata memandang akan dirasakan terpantul saat berjalan mengelilingi pulau kecil indah itu sambil menikmati birunya langit siang hari. 

Setiap sudutnya, terpantul  putihnya pasir yang mengelilingi pulau. Jika air laut surut, maka akan muncul daratan pasir seluas lapangan bola.

Keindahan pasir putih ini akan bertambah dengan adanya pohon cemara laut di pulau ini.

Pulau yang terletak di hamparan Selat Malaka memiliki luas sekitar empat hektare. Sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia, objek wisata yang masih belum berpenghuni tersebut terlihat sangat menakjubkan. 

Untuk namanya sendiri memang cukup unik. Ternyata menurut warga, nama Beting Aceh ini diperkirakan karena pada mulanya tempat ini dihuni oleh masyarakat yang berasal dari Aceh.

( Tribunpekanbarutravel.com )

4 Destinasi Wisata Religi di Pekanbaru yang Wajib Dikunjungi

5 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Kabupaten Kampar Riau, Cocok Didatangi Saat Akhir Pekan

Konstruksi Sudah Mencapai 74 Persen, Akhir Tahun ini Tol Pekanbaru-Bangkinang Mulai Difungsikan

Jadi Oleh-oleh Untuk Jokowi Saat ke Bengkalis, Ini Keistimewaan Kuliner Olahan Biji Getah Milik Dewi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved