Sudah Diterapkan, Begini Cara Pembayaran Parkir Non Tunai di Kota Pekanbaru

Saat ini pembayaran parkir non tunai fokus di sejumlah titik Jalan Jendral Sudirman terutama pusat keramaian.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Penerapan pembayaran jasa layanan parkir secara non tunai resmi berlangsung di Pasar Buah Jalan Jenderal Sudirman,Pekanbaru, Jumat (1/10/2021). Ada lima titik parkir jadi lokasi penerapan parkir non tunai. Lokasinya menyebar di jalan protokol Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pembayaran jasa layanan parkir secara non tunai mulai berlangsung di Kota Pekanbaru , Jumat (1/10/2021).

Saat ini pembayaran parkir non tunai fokus di sejumlah titik Jalan Jendral Sudirman terutama pusat keramaian.

Pengendara yang parkir di lokasi parkir non tunai bisa memakai e money, kartu debit dan QRIS .

Mereka bisa langsung membayar jasa layanan parkir kepada juru parkir di lokasi.

Juru parkir nantinya mencatat nomor polisi kendaraan agar terdata dalam bukti pembayaran parkir non tunai.

Bukti pembayaran dikeluarkan langsung dari Electronic Data Capture atau EDC yang dipegang petugas parkir.

Bukti pembayaran itu nantinya tidak cuma memuat nomor polisi kendaraan. Ada juga lokasi, nama juru parkir hingga jadwal parkir di kawasan itu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso menyebut bahwa proses uji coba sudah dilakukan sebelum penerapan.

Ia mengatakan bahwa pengendara bisa menggunakan e money atau uang elektronik.

"Pengguna jasa layanan parkir juga bisa menggunakan kartu debit dari bank mana saja," paparnya.

Mantan Camat Rumbai Pesisir ini juga mengatakan bahwa pengguna jasa layanan parkir juga bisa memakai QRIS dengan kode QR.

Pembayaran non tunai ini bisa dilakukan dalam unit EDC.

Yuliarso mengatakan bahwa penerapan parkir non tunai secara bertahap bakal berlanjut. Tahap awal ada 250 titik yang bakal menerapkan parkir non tunai.

Dirinya menyadari bahwa penerapan parkir non tunai ini butuh proses. Para juru parkir juga dibimbing dalam operional dan sosialisasi kepada para pengguna jasa layanan parkir.

"Jadi saat ini pengendara bisa pilih bayar tunai atau non tunai, tapi kita sarankan untuk pembayaran non tunai," jelasnya.

Namun ia mendorong PT Yabisa Sukses Mandiri sebagai rekanan bisa mengoptimalkan sosialisasi kepada pengguna jasa layanan parkir.

Dirinya menyebut bahwa pembayaran parkir secara non tunai ini baru sebatas pilihan bagi masyarakat.

Penerapannya berlangsung secara bertahap di sejumlah titik parkir tepi jalan protokol.

"Kita masih mengimbau dan mengajak seluruh pengguna kendaraan yang parkir bisa membayar secara non tunai," ujarnya.

Yuliarso menyebut bahwa penerapan parkir non tunai guna mendorong peningkatan pendapatan daerah dari parkir tepi jalan. Ia menyebut bahwa semua transaksi parkir terekam dengan baik dalam sistem Electronic Data Capture atau EDC.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved