Destinasi Wisata di Kampar

Berwisata Melihat Alam dan Anak Gajah di TWA Buluh Cina Kampar, Hanya 40 Menit dari Pekanbaru

Ingin liburan bercekrama dengan dengan alam tapi tidak ingin jauh dari Kota Pekanbaru ? Taman Wisata Alam Buluh Cina bisa jadi solusi.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pengunjung di TWA Buluh Cina juga dapat melihat Gajah Sumatera binaan Balai Besar KSDA Riau yang ditempatkan di sana. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, KAMPAR - Ingin liburan bercekrama dengan alam tapi tidak ingin jauh dari Kota Pekanbaru ? Taman Wisata Alam Buluh Cina bisa jadi solusi.

Desa Wisata Buluh Cina terletak di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Meski berada di Kabupaten Kampar, namun Desa Buluh Cina dapat diakses dengan waktu yang singkat dari pusat Kota Pekanbaru

TWA Buluh Cina ditunjuk berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts.468/IX/2006 tanggal 6 September 2006 dengan luas 1.000 hektare.

Kawasan tersebut berasal dari lahan masyarakat Desa Buluh Cina yang dihibahkan menjadi TWA Buluh Cina tanpa ganti rugi. 

Selanjutnya TWA Buluh Cina ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 3587/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 2 Mei 2014, dengan luas 963,33 hektare.

TWA Buluh Cina memiliki pemandangan alam yang menarik untuk wisatawan dengan bermacam kekayaan flora dan fauna dengan ekosistem hutan TWA Buluh Cina yang didominasi hutan dataran rendah dan rawa air tawar. 

Untuk menuju TWA Buluh Cina , anda dapat menggunakan transportasi darat.

Bila dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru , anda dapat langsung menuju Desa Buluh Cina , Kecamatan Siak Hulu , Kabupaten Kampar dengan waktu tempuh sekitar 40 menit, cukup singkat memang karena jaraknya hanya sekitar 20 kilometer.

Setelelah sampai ke Desa Buluh Cina, perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi Sungai Kampar menggunakan ponton.

Kapal tersebut juga dapat menampung sepeda motor. Tarif nya pun cukup murah.

Untuk masyarakat Desa Buluh Cina hanya dikenakan Rp 1.000 per orang untuk pulang pergi dan Rp 2.000 per orang plus sepeda motor.

Namun utuk pendatang atau wisatawan, tarif ponton Rp 2.000 per orang dan Rp 5.000 per orang plus sepeda motor untuk pulang pergi.

Anda dapat membayarnya ketika perjalanan pulang.

BACA JUGA :

VIDEO : Berwisata di PLG Minas, Pengunjung Bisa Memberi Makan dan Menunggangi Gajah Sumatera

Pesona Rimbo Tujuh Danau di Desa Buluh Cina Kampar, Cocok Buat Refreshing dan Jauh dari Keramaian

Jadwal penyeberangan setiap hari pukul 05.00-22.00 WIB. Tidak sampai 5 menit untuk menyebrangi Sungai Kampar tersebut.

Dari dermaga tempat penyeberangan, ke TWA Buluh Cina bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1 Km ke Kantor Resort Buluh Cina sekaligus gerbang masuk kawasan TWA Buluh Cina.

Di dalam kawasan TWA Buluh Cina, terdapat Ekowisata Rimbo Tujuh Danau Buluh Cina , yaitu tujuh danau yang bisa dikunjungi wisatawan, yaitu :

1.    Danau Tanjung Balam 
2.    Danau Bunte 
3.    Danau Tuok Tonga 
4.    Danau Tanjung Putus 
5.    Danau Baru 
6.    Danau Pinang Dalam
7.    Danau Pinang Luar 

Menariknya lagi, selain melihat indahnya alam, pengunjung di TWA Buluh Cina juga dapat melihat Gajah Sumatera binaan Balai Besar KSDA Riau yang ditempatkan di sana.

Ada tiga ekor gajah jinak di TWA Buluh Cina, terdiri dari dua gajah dewasa yaitu pasangan Robin dan Ngatini serta anaknya Damar.

Damar merupakan anak gajah yang diberi nama oleh Gubernur Riau Syamsuar . Nama tersebut diambil dari nama jenis pohon (Meranti) yang bisa juga bermakna pelita.

Kehadiran Damar juga menunjukkan bahwa TWA Buluh Cina sebagai salah satu kawasan konservasi di Provinsi Riau masih cukup kondusif untuk mendukung kehidupan dan kelestarian satwa liar yang dilindungi.

Dengan menawarkan alam yang asri, TWA Buluh Cina sangat pas menjadi destinasi bagi wisatawan yang ingin jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Kawasan ini juga  cocok untuk camping maupun piknik bersama keluarga, teman maupun rekan kerja.

Selain akses jalan yang cukup bagus, tempat ini juga memiliki fasilitas toilet yang memadai.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Mini Grand Canyon, Kawasan Bukit Kapur di Air Hitam Pekanbaru yang Menakjubkan

Ini Keunggulan Koto Mesjid Kampar yang Masuk dalam 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia 

Rumah Lontiok, Rumah Adat Kampar yang Memiliki Nilai Budaya dan Sejarah yang Tinggi

Menikmati Senja di Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah Siak

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved