FOTO : Menikmati Alam dan Melihat Anak Gajah Jinak di TWA Buluh Cina Kampar

Dengan menawarkan alam yang asri, TWA Buluh Cina sangat pas menjadi destinasi bagi wisatawan yang ingin jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Anak gajah bernama Damar di TWA Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pengunjung di TWA Buluh Cina juga dapat melihat Gajah Sumatera binaan Balai Besar KSDA Riau yang ditempatkan di sana.

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, KAMPAR - Desa Wisata Buluh Cina merupakan sebuah desa di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Meski berada di Kabupaten Kampar, namun Desa Buluh Cina dapat diakses dengan waktu yang singkat dari pusat Kota Pekanbaru

TWA Buluh Cina memiliki pemandangan alam yang menarik untuk wisatawan dengan bermacam kekayaan flora dan fauna dengan ekosistem hutan TWA Buluh Cina yang didominasi hutan dataran rendah dan rawa air tawar. 

Untuk menuju TWA Buluh Cina , anda dapat menggunakan transportasi darat.

Bila dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru , anda dapat langsung menuju Desa Buluh Cina , Kecamatan Siak Hulu , Kabupaten Kampar dengan waktu tempuh sekitar 40 menit, cukup singkat memang karena jaraknya hanya sekitar 20 kilometer.

Setelelah sampai ke Desa Buluh Cina, perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi Sungai Kampar menggunakan ponton.

Sungai Kampar di Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Sungai Kampar di Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Kapal tersebut juga dapat menampung sepeda motor. Tarif nya pun cukup murah.

Untuk masyarakat Desa Buluh Cina hanya dikenakan Rp 1.000 per orang untuk pulang pergi dan Rp 2.000 per orang plus sepeda motor.

Namun utuk pendatang atau wisatawan, tarif ponton Rp 2.000 per orang dan Rp 5.000 per orang plus sepeda motor untuk pulang pergi.

Anda dapat membayarnya ketika perjalanan pulang.

Jadwal penyeberangan setiap hari pukul 05.00-22.00 WIB. Tidak sampai 5 menit untuk menyebrangi Sungai Kampar tersebut.

Warga menyeberang dengan Kapal Ponton di Sungai Kampar, Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Warga menyeberang dengan Kapal Ponton di Sungai Kampar, Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Menariknya lagi, selain melihat indahnya alam, pengunjung di TWA Buluh Cina juga dapat melihat Gajah Sumatera binaan Balai Besar KSDA Riau yang ditempatkan di sana.

Ada tiga ekor gajah jinak di TWA Buluh Cina, terdiri dari dua gajah dewasa yaitu pasangan Robin dan Ngatini serta anaknya Damar yang lahir pada awal Juli 2020 lalu.

Damar merupakan anak gajah yang diberi nama oleh Gubernur Riau Syamsuar . Nama tersebut diambil dari nama jenis pohon (Meranti) yang bisa juga bermakna pelita.

Anak gajah bernama Damar di TWA Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Anak gajah bernama Damar di TWA Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Kehadiran Damar juga menunjukkan bahwa TWA Buluh Cina sebagai salah satu kawasan konservasi di Provinsi Riau masih cukup kondusif untuk mendukung kehidupan dan kelestarian satwa liar yang dilindungi.

Dengan menawarkan alam yang asri, TWA Buluh Cina sangat pas menjadi destinasi bagi wisatawan yang ingin jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Kawasan ini juga  cocok untuk camping maupun piknik bersama keluarga, teman maupun rekan kerja.

Selain akses jalan yang cukup bagus, tempat ini juga memiliki fasilitas toilet yang memadai.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Berwisata Melihat Alam dan Anak Gajah di TWA Buluh Cina Kampar, Hanya 40 Menit dari Pekanbaru

Pesona Rimbo Tujuh Danau di Desa Buluh Cina Kampar, Cocok Buat Refreshing dan Jauh dari Keramaian

Seekor Gajah Jantan Lahir di TWA Buluh Cina, Gubri Syamsuar Beri Nama Damar

VIDEO : Berwisata di PLG Minas, Pengunjung Bisa Memberi Makan dan Menunggangi Gajah Sumatera

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved