Memiliki Nilai Sejarah Tinggi, Ini 5 Benda Menarik Milik Sultan yang Ada di Istana Siak

Setiap pengunjung Istana Siak pasti akan takjub melihat keotentikan benda-benda peninggalan Kesultanan Siak yang berada di Istana Siak.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Berbagai peninggalan sejarah dapat ditemui di Istana Siak 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Istana Siak atau Istana Asserayah Al Hasyimiyah atau juga disebut Istana Matahari Timur di Kabupaten Siak merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang dibangun pada tahun 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim .

Istana tersebut merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura yang rampung dibangun pada tahun 1893.

Kini peninggalan Kerajaan Melayu yang terletak di Kota Siak Sri Indapura, Kabupaten Siak , Provinsi Riau menjadi destinasi wisata unggulan yang ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri.

Barang-barang unik peninggalan sejarah Kerajaan Siak menjadi koleksi berharga pengisi istana.

Setiap pengunjung Istana Siak pasti akan takjub melihat keotentikan benda-benda peninggalan Kesultanan Siak yang berada di Istana Siak .

Sebab, 95 persen benda-benda peninggalan sultan masih diakui asli dan terawat dengan baik.

Istana Siak saat ini memang menjadi bukti bahwa Kerajaan Siak benar-benar mashur pada masanya.

Dari sekian banyak barang-barang bersejarah di Istana Siak, Tribunpekanbarutravel.com merangkum 5 benda yang paling menarik untuk dilihat di sana.

1. Meriam

Dalam bahasa Melayu, meriam disebut juga Kanon atau Lela. Ini merupakan senjata artileri yang berukuran besar, berbentuk tabung yang panjang. 

Meriam ini menggunakan bubuk mesiu atau bahan pendorong lainnya untuk menembakkan proyektil.  

Berbagai jenis meriam dapat ditemui di Istana Siak Kabupaten Siak
Berbagai jenis meriam dapat ditemui di Istana Siak Kabupaten Siak (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Meriam menjadi salah satu senjata andalan di masa kesultanan, bahkan beberapa meriam di sana pernah dipergunakan dalam melawan penjajah.

Menariknya, meriam yang terdapat di istana Siak ternyata beragam ukuran dan kaliber.

Masing-masingnya juga mempunyai jangkauan, sudut tembak dan daya tembak yang berbeda.  

Meriam-meriam itu kini masih dapat dilihat, bahkan disentuh jika ada kesempatan berkunjung ke Istana Siak

Sejumlah meriam ada yang tertanam di bagian luar istana, ada juga yang dipajang di sudut kanan ruangan istana. Di luar istana, terdapat 11 pucuk meriam. 

Posisi peletakan meriam tampak memberikan pengamanan bagi istana. Hampir di seluruh sudut terdapat moncong meriam yang mengarah keluar istana, sebagai persiapan jaga-jaga, bila penjajah mendadak menyerang.  

Sedangkan meriam yang ditaruh di bagian dalam istana, merupakan meriam yang dibawa ke medan perang. Kini, terdapat 8 pucuk meriam beragam kaliber di dalam istana.

Selama ini, meriam-meriam itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Membuktikan kerajaan Siak pernah memiliki perlengkapan perang yang mumpuni.

2. Cermin Permainsuri

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved