Umrah Kembali Dibuka, Namun Biaya Diperkirakan Akan Naik Rp 5 Juta Lebih, Ini Penjelasannya

Masyarakat Riau menyambut bahagia kabar akan dibukanya kembali umrah di tanah suci bagi umat muslim Indonesia setelah dilakukan diplomasi oleh Kemenlu

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Calon jemaah haji tengah melaksanakan manasik haji beberapa waktu lalu di Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Masyarakat Riau menyambut bahagia kabar akan dibukanya kembali umrah di tanah suci bagi umat muslim Indonesia setelah dilakukan diplomasi oleh menteri luar negeri dengan pihak pemerintahan Arab Saudi .

Wakil Ketua Bidang Haji Luar Negeri Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Dan Umrah Republik Indonesia, Ibnu Mas'ud mengatakan, berita tersebut merupakan angin segar bagi umat muslim setelah dua tahun lamanya tidak bisa melaksanakan ibadah umrah.

"Alhamdulillah apa yang disampaikan oleh ibu Menlu sebuah berita yang menggembirakan bagi umat Islam Indonesia. Setelah hampir dua tahun tidak bisa melaksanakan ibadah umrah dan haji ke tanah suci. Kami selalu penyelenggara ibadah umrah mengucap terima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini kementerian luar negeri yang telah terus menerus lakukan upaya diplomasi kepada pemerintah Saudi Arabia," kata Ibnu Mas'ud yang juga merupakan Pimpinan Muhibbah Travel kepada Tribunpekanbarutravel.com , Sabtu (9/10/2021).

Ia juga mengatakan, sambil menunggu perkembangan selanjutnya, tentunya akan ditindaklanjuti oleh perusahaan penyelenggara ibadah umrah untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk keberangkatan jamaah yang sudah lama menanti nanti kabar gembira tersebut. 

"Di antaranya adalah memprioritaskan keberangkatan calon jamaah umrah yang tertunda keberangkatan di awal tahun 2020 yang lalu. Dimana menurut data dari kementerian agama ada sekitar hampir 60 ribu calon jamaah yang sudah mendaftar dan tidak bisa diberangkatkan, termasuk dari Riau," katanya.

BACA JUGA :

Memiliki Nilai Sejarah Tinggi, Ini 5 Benda Menarik Milik Sultan yang Ada di Istana Siak

2 Minggu ke Depan Pekanbaru Targetkan Level I PPKM, Kalau Mau Tercapai Vaksinasi tak Boleh Berhenti

Namun Ibnu Mas'ud mengatakan bahwa kendala utama adalah masalah rendahnya persentase yang sudah divaksin di Riau terutama didaerah daerah kabupaten.

Sementara mayoritas jamaah umrah berasal dari berbagi daerah yang ada di Provinsi Riau .

"Dengan perkembangan terbaru ini diharapkan calon jamaah yang belum divaksin bisa segera untuk vaksin di lokasi lokasi yang sudah disediakan pemerintah," tambahnya. 

Kendala lainnya dikatakan Ibnu adalah akan adanya perubahan harga yang sebelum pandemi berkisar Rp 25 juta. Untuk yang akan datang ini bisa mencapai lebih Rp 30 jutaan, dikarenakan pengetataan Protap Covid-19 yang diterapkan otoritas kesehatan Saudi Arabia. 

"Misalnya untuk bisa tidak bisa lagi penuh, namun dibatasi 50 persen. Kemudian untuk hotel hanya bisa maksimal terisi perkamar untuk 2 orang, dan lainnya. Sementara pembiayaan dari fasilitas tersebut tetap sama, mau tidak mau akhirnya ongkosnya akan dinaikkan," tuturnya.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang Tersisa 1 Km Lagi, Target Akhir Tahun Ini Dioperasikan

Jangan Sampai Ada Lonjakan Lagi, Gubri Syamsuar Ajak Semua Pihak Pertahankan PPKM Level 2 di Riau

Gubri Usulkan Syarat Penerbangan di Riau Cukup Swab Antigen, Begini Penjelasan Pihak Bandara SSK II

Seluruh Kecamatan di Kota Pekanbaru Kini Masuk Zona Kuning Covid-19

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved