Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 Turun Menjadi 4 Persen, Prokes Tak Boleh Kendor

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Riau saat terus menurun.

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua digelar di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Senin (1/3/2021). Ribuan orang yang mendapat Vaksi Covid-19 tersebut berasal dari berbagai instasi dan organisasi yang ada di Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Riau saat terus menurun.

Hal ini terjadi seiring dengan menurunnya angka penambahan kasus harian terkonfirmasi Covid-19 di Riau. Hingga Senin (11/10/2021) BOR rumah sakit rujukan Covid-19 di Riau sudah menurun diangka 4 persen.

"BOR isolasi pasien rumah sakit di Riau saat ini terpakai empat persen atau terisi 83 orang dari total 1.903 tempat tidur yang disediakan oleh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Riau. Artinya masih ada 1.820 tempat tidur yang kosong," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau , Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Senin (11/10/2021).

Sedangkan, untuk keterisian ruang ICU pasien Covid-19 kini 8 persen, atau terpakai 19 orang dari total 244 tempat tidur yang tersedia.

"Sesuai arahan pak gubernur Riau, ruang isolasi dan ICU ini tetap disediakan untuk berjaga-jaga. Namun yang kita harapkan tentunya jangan ada penambahan kasus lagi. Makanya kita semua jangan kendor Prokesnya," kata Mimi.

Sementara itu, total keseluruhan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau selama pandemi ini telah menjadi mencapai 127.693 kasus. Dengan rincian, pasien isolasi mandiri masih 287 orang, rawat di RS 72 orang, sembuh 123.247 orang dan 4.087 meninggal dunia.

"Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Riau telah mencapai 96,5 persen," katanya.

BACA JUGA :

Umrah Kembali Dibuka, Namun Biaya Diperkirakan Akan Naik Rp 5 Juta Lebih, Ini Penjelasannya

Meresahkan, Aksi Premanisme Oknum Jukir Liar Bikin Tidak Nyaman Pengguna Jasa Layanan Parkir

Sementara Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Provinsi Riau, dr Indra Yovie mengatakan tim Satgas penanganan Covid-19 di Riau akan tetap mempertahankan ketersediaan ruang isolasi, ICU dan tracing kontak erat untuk mengantisipasi adanya kemungkinan gelombang ketiga pandemi Covid-19 .

"Ketersediaan ruang isolasi, ICU dan target pemeriksaan sampel tidak akan diturunkan, akan terus dipertahankan. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan gelombang ketiga karena negara tetangga kita di Asean  banyak yang tengah menghadapi gelombang ketiga tersebut," katanya.

Yovie menjelaskan bahwa, BOR di rumah sakit di Riau telah dibawah 5 persen dan ICU dibawah 8 persen.

"Jumlah BOR RS Covid-19 di Riau sudah dibawah 5 persen dan ICU dibawah 8 persen," jelasnya.

Untuk tracing kontak erat, kata Yovir akan tetap dilakukan sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Yang mana setiap pelacakan harus dilakukan kepada minimal 15 orang yang pernah kontak erat dengan satu pasien positif Covid-19 .

"Tracing kontak erat dan pemeriksaan sampel akan terus kita lakukan sesuai target. Ini untuk memutuskan penyebaran Covid-19," jelasnya.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Pasca Penerapan PPKM level 2, Pengunjung Taman Rekreasi Alam Mayang Naik 60 Persen

Arab Saudi Perbolehkan Jemaah Indonesia Umrah, Pengusaha Tour and Travel di Riau Dapat Angin Segar

Tren Kasus Covid-19 Mulai Menurun, Pemprov Riau Optimis Sektor Pariwisata di Akan Menggeliat 

Tempat Hiburan Malam di Kota Pekanbaru Hanya Bisa Buka Sampai Jam 8 Malam Selama PPKM Level 2

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved