Pameran Uang Kuno Digelar di Gedung LAM Rohil, Ada Koleksi Uang Negeri Siak Hingga Zaman Penjajahan

Dengan adanya pameran ini, masyarakat dapat mengetahui sejarah khususnya alat tukar yang digunakan masyarakat zaman dahulu.

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Pameran mata uang kuno yang digelar selama lima hari kedepan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohil di Batu Enam, Bagansiapiapi, Selasa  

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, ROHIL - Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong secara resmi membuka kegiatan pameran mata uang kuno yang digelar selama lima hari ke depan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohil di Batu Enam, Bagansiapiapi, Selasa (12/10/2021).

Dibukanya pameran itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Rohil Afrizal Sintong didampingi Wakil Bupati H Sulaiman dan Kepala Seksi Pengelola Museum Sang Nila Utama Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Edi Yulisman.

Usai menggunting pita, bupati dan undangan yang hadir melihat sebanyak 63 koleksi uang kuno berbentuk koin dan kertas yang dipamerkan.

Tampak dalam pameran itu koin satu sen tahun 1939 bahkan yang paling lama uang koin 1251 H uang Negeri Siak dan mata uang lainnya dari zaman sebelum Indonesia merdeka.

Edi Yulisman mengatakan, pameran keliling ini dilaksanakan di empat kabupaten dalam Peringatan Hari Museum.

Adapun empat kabupaten kota tersebut yaitu, kota Dumai, Kabupaten Rohil, Rokan Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir .

"Pameran ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya untuk para pelajar untuk mengenal mata uang yang pernah di gunakan yang ada di koleksi Museum Sang Nila Utama ," papar Edi.

BACA JUGA :

Cerita Balairung Sri, Museum Sejarah yang Dulunya Tempat Penobatan & Pengadilan Era Kesultanan Siak

Memiliki 112 Koleksi, Ini Sejarah dan Asal Mula Nama Museum Sang Nila Utama

Sementara itu bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Riau yang menggelar acara ini. Dikatakan Afrizal, dengan adanya pameran ini masyarakat dapat mengetahui sejarah khususnya alat tukar yang digunakan masyarakat zaman dahulu.

"Kegiatan ini mengingat kita bahwa masa lalu atau masa lampau yang mana orang tua kita kakek-kakek itu zaman dulu menggunakan uang koin, dan kita bisa melihat langsung disini seperti apa bentuknya," katanya.

Dilanjutkannya, dengan adanya pameran ini akan lebih menguatkan nilai budaya dan sejarah yang ada di masa lampau sebagai kekayaan yang penting untuk masa depan.

"Yang pasti kami apresiasi kegiatan ini dan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Riau yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Rokan Hilir. Semoga ini bermanfaat dan menambah wawasan bagi masyarakat." Pungkas Bupati Afrizal.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Rumah Kapitan Oey I Tam di Bagansiapiapi Rohil, Perpaduan Budaya Tionghoa-Melayu yang Sarat Sejarah

BBM di Riau Langka, Sekdaprov Panggil Pihak Pertamina, Ini Hasilnya

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Pesisir, Pendidikan Sekolah Pantai Indonesia Digelar di Dumai

Unsur Forkopimda Inhu Tandatangani Komitmen Bersama Dukungan Pelestarian Hutan TNBT

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved