Kota Pekanbaru

Bapenda Pekanbaru Cabut Status Wajib Pajak Parkir Ritel Modern, Konsumen Harus Bayar Layanan Parkir

Saat ini pengelolaan parkir dalam ruang milik jalan di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru melalui pihak ketiga.

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Juru parkir di halaman toko ritel Indomaret 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Ritel modern di Kota Pekanbaru tidak lagi menjadi wajib pajak parkir. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru segera mencabut NPWP Daerah di seluruh ritel modern, Jumat (15/10/2021) besok.

Pencabutan status ritel sebagai wajib pajak parkir seiring peralihan pengelolaan parkir. Saat ini pengelolaan parkir dalam ruang milik jalan di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru melalui pihak ketiga.

Ada juga perubahan dari retribusi menjadi jasa layanan parkir. Ruang milik jalan meliputi kawasan parkir ritel modern.

Proses pendataan sudah dilakukan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama Bapenda Kota Pekanbaru agar tidak terjadi dua pungutan.

Ritel modern tidak lagi membayar pajak parkir namun pengunjung ritel membayar jasa layanan parkir.

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin menyebut bahwa pajak parkir merupakan pajak parkir di luar badan jalan.

Namun bila tidak memenuhi kriteria pajak parkir nantinya dilakukan pencabutan NPWP daerah terhadap wajib pajak parkir.

"Bila tidak memenuhi subjektivitas sebagai pajak parkir, maka dilakukan pencabutan terhadap NPWP daerah dari wajib pajak parkir," jelasnya.

BACA JUGA :

Ini Aturan di Bandara SSK II Pekanbaru Dalam PPKM Level 2 Tahap II

Kembali Beroperasi, Bus Vaksinasi Covid-19 Keliling di Pekanbaru Melayani Sesuai Pengajuan

Dirinya mengatakan bahwa pencabutan status wajib pajak parkir dilakukan setelah pemeriksaan.

Apalagi sudah ada kesepakatan Bapenda dan Dinas Perhubungan mencabut status wajib pajak parkir di ritel modern.

"Kita akan cabut pada 15 Oktober besok, sesuai pelaporan pajak parkir. Yang ada hutang pajak parkir akan kita tagih," paparnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso menegaskan bahwa saat ini tidak ada permasalahan lagi terkait pengelolaan parkir.

Ia menyebut bahwa saat ini sedang transformasi dari retribusi ke jasa layanan parkir di ruang milik jalan.

"Jadi termasuk ritel modern nantinya tidak lagi menjadi wajib pajak parkir, setelah ada pencabutan maka parkir ritel dikelola dinas perhubungan melalui pihak ketiga," ujarnya.

Yuliarso menegaskan untuk ritel hanya satu pungutan yakni jasa layanan parkir. Mereka tidak lagi menjadi wajib pajak parkir.

"Cuma satu pungutan, jadi tidak boleh ada dua pungutan di satu lokasi," tegasnya.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Antisipasi Kelangkaan Solar di SPBU, Pertamina Sarankan Pemprov Riau Ajukan Tambahan Kuota

Tiga Bus Vaksinasi Keliling Akan Layani Masyarakat di RSD Madani

Jalan Agus Salim Pekanbaru Akan Ditata, Jelang Penertiban Pedagang Bisa Mulai Bongkar Sendiri

Oknum Jukir Minta Uang Parkir Berlebih, Laporkan Saja, Begini Caranya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved