160 Km Bibir Pantai 3 Pulau Terluar di Riau Terdampak Abrasi Parah, Butuh Anggaran Rp 3,2 T

Untuk menangani abrasi di 3 pulau terluar di Provinsi Riau diprediksi memakan anggaran yang cukup besar karena abrasi sudah dinilai sudah parah

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Alat berat tengah mengangkat batu-batu untuk dijadikan turap dipinggir Pantai Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Penanganan abrasi di 3 pulau terluar di Provinsi Riau diprediksi memakan anggaran yang cukup besar.

Bahkan estimasi anggaran untuk mengamankan pulau tersebut bisa mencapai Rp 3,2 triliun. 

Besaran anggaran ini karena abrasi di tiga pulau ini sudah cukup parah.

Bahkan abrasi sudah menghancurkan garis pantai di tiga pulau sepanjang160 kilometer. 

"Kalau sepanjang 160 kilometer berarti membutuhkan anggaran lebih kurang Rp3,2 triliun. Itu hitungan Rp 28 miliar per 1 kilometer sudah lama.

Mungkin sekarang bisa mencapai Rp30 miliar sepanjang 1 kilometer," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Riau , Mamum Murod, Kamis (21/10/2021). 

Hal tersebut disampaikan Murod, saat mendampingi tim dari Kementerian Bidang Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI meninjau kondisi abrasi di tiga pulau terluar Provinsi Riau

Tiga pulau terluar itu diantaranya Pulau Bengkalis , Pulau Rangsang dan Pulau Rupat . Dimana saat ini tiga pulau itu mengalami abrasi sepanjang 160 Km. 

"Hari ini Tim Kemenko kemaritiman dan investasi didampingi tim DLHK sedang melakukan kunjungan ke Pulau Bengkalis melihat kondisi abrasi," katanya.

BACA JUGA :

Terkena Abarasi, Tengkorak Berserakan di Tepi Pantai Kepenghuluan Teluk Pulai Rohil

Dumai Akan Memiliki Masjid Terapung di Kawasan Wisata Eco Park Pantai Marina Teluk Makmur

Murod menjelaskan, kedatangan tim Kemenko Kemaritiman dan Investasi ke Riau dalam rangka menindaklanjuti usulan Pemprov Riau untuk penanganan persoalan abrasi di tiga pulau itu. 

"Kita mengusulkan pembangunan pemecah gelombang untuk mencegah abrasi di Pulau Ransang, Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat sepanjang160 Km, karena kondisi abrasi di pulau terluar itu cukup kritis," katanya.

Usulan bantuan penanganan abrasi di Riau dilakukan karena pembangunan pemecah gelombang ini membutuhkan anggaran yang besar.

"Karena abrasi ini terjadi di pulau terluar, maka kita minta dukungan pemerintah pusat, agar pemerintah bisa segera memberi dukungan pembangunan pemecah gelombang agar persoalan abrasi bisa terselesaikan," ujarnya. 

Murod menjelaskan, hingga saat ini bantuan dari pemerintah pusat untuk penanganan abrasi sudah ada, namun hanya bisa digunakan untuk sepanjang 100 meter. 

"Sedangkan abrasi di pulau terluar sudah 160 kilometer.  Makanya kita harap dengan kondisi ini agar adanya percepatan penanganan abrasi di pulau terluar ini," katanya.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Kisah Pantai Raja Kecik Bengkalis, Pantai Wisata yang Miliki Sejarah Tentang Asal Mula Kerajaan Siak

4 Rekomendasi Objek Wisata di Bengkalis Riau, Cocok Untuk Pecinta Pantai

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved