Merasakan Sensasi Tarikan Toman di Sungai Gulamo & Danau Koto Panjang, Surganya Pemancing di Kampar

Sungai Gulamo dan Danau Koto Panjang Kampar Riau kerap didatangi pemancing mania untuk merasakan sensasi tarikan ikan toman berukuran monster.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Ikan toman di Sungai Gulamo dan Danau Koto Panjang yang berada di Kecamatan XIII Koto Kampar, Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, KAMPAR - Para pemancing mania pasti tahu dengan ikan toman , ikan ini merupakan buruan para pemancing di sungai karena tarikannya yang cukup menantang.

Nah, bila ingin merasakan sensasi memancing ikan toman, Sungai Gulamo dan Danau Koto Panjang yang berada di Kecamatan XIII Koto Kampar, Provinsi Riau bisa jadi pilihan yang menjanjikan.

Empat aliran sungai yang memotong Provinsi Riau dan adanya sejumlah vegetasi hutan yang masih terjaga di sepanjang aliran sungai membuat Provinsi Riau menjadi salah satu spot memancing yang paling dicari para pemancing mania.

Dan salah satu daerah tujuan para penghobi memancing ini yakni Kabupaten Kampar, tepatnya di Danau PLTA Koto Panjang .

Sudah sejak lama daerah ini dikenal sebagai lokasi penghobi mancing untuk mendapatkan sensasi tarikan ikan besar.

Lokasi ini juga jadi bagian dari destinasi wisata Sungai Gulamo pernah masuk dalam nominasi Surga Tersembunyi di ajang Anugerah Pariwisata Indonesia.

Di Danau PLTA Koto Panjang ini terkenal dengan banyaknya jenis Ikan Toman bisa didapatkan pemancing.

Ikan Toman yang bisa di dapatkan di sungai ini bisa berukuran sangat besar.

Baca juga: Rumah Lontiok, Rumah Adat Kampar yang Memiliki Nilai Budaya dan Sejarah yang Tinggi

Ikan Toman merupakan jenis predator dari rumpun jenis ikan gabus. Toman ini mampu tumbuh lebih dari satu meter.

Ini membuatnya jadi jenis yang terbesar di spesies ikan gabus.

Di Danau PLTA Koto Panjang yang mempunyai ciri khas perairan yang tenang dan banyak dikelilingi vegetasi hutan membuat ikan yang bercorak warna hijau bagai sisik ular ini berkembang biak dengan baik.

Hampir rata-rata para pemancing yang berkunjung ke lokasi danau tersebut dengan tujuan menaklukan ikan buas tersebut.

Seorang pemancing yang ditemui di sekitar Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, Dadik beberapa waktu lalu rela datang jauh-jauh dari Pekanbaru ke lokasi tersebut demi merasakan sensasi dari perlawanan ikan monster tersebut.

Dirinya tiba bersama empat orang temannya dengan amunisi alat pancing yang lengkap.

Aliran Sungai Kampar sekitar Pintu Waduk Koto Panjang
Aliran Sungai Kampar sekitar Pintu Waduk Koto Panjang (Istimewa)

Tidak hanya sekedar mengayun joran saja untuk memancing di lokasi tersebut.

Pemancing mesti merogoh kocek untuk menyewa perahu untuk mencapai tengah danau yang menjadi habitat ikan toman .

Sewa perahu ini bisa dilakukan pemancing di tepian sungai yang masuk daerah Desa Tanjung Alai, tepatnya di samping jembatan pertama PLTA Koto Panjang.

Seharian sewa perahu dilokasi tersebut dikenai biaya sekitar Rp 400 ribuan. Biaya segitu sudah bisa sewa seharian.

Baca juga: Berwisata Melihat Alam dan Anak Gajah di TWA Buluh Cina Kampar, Hanya 40 Menit dari Pekanbaru

Tak selang waktu lama Dadik bersama kawannya mengayunkan joran ke arah air, ikan langsung melahap umpan kodok kecil yang disangkutkan di kail salah seorang temannya.

Buru-buru senar pancing digulung menggunakan katrol, joran pun membengkok menahan perlawanan ikan yang tak rela di pancing itu, katrol pancingpun turut berdecit menahan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved