Mau Keluar Masuk Bengkalis, Calon Penumpang Pelabuhan Harus Miliki Surat Vaksin

Untuk mempersempit penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis, Penumpang yang keluar dan masuk harus memenuhi ketentuan aturan yang telah dibuat.

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Antrean Pelabuhan RoRo Bengkalis mulai padat kendaraan Roda Empat beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Pengawasan lalu lintas masuk orang melalui pelabuhan di Bengkalis masih diberlakukan.

Penumpang keluar dan masuk harus memenuhi ketentuan aturan yang telah dibuat untuk mempersempit penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis .

Seperti dipelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis , orang yang keluar masuk harus memiliki dokumen kesehatan yang telah di tentukan.

Hal ini disampaikan Kepala UPT Pelabuhan BSL Bengkalis Syafrizam kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (24/10/2021).

Untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang di Bengkalis melalui jalur laut saat ini masih normal seperti biasa.

Jumlah penumpang masuk perharinya sekitar 40-45 orang perharinya.

"Hanya dua hari terakhir kedatangan yang meningkat, sebanyak 60 an orang. Ini persentasi kedatangan keseluruhan perharinya," tambahnya.

Sementara keberangkatan juga sekitar 60 orang. Meskipun angka keberangkatan dan kedatangan normal, pemeriksaan penumpang sejauh ini berjalan seperti biasanya.

"Sesuai aturan dari Gubernur Riau nomor 116 yang keluar tanggal 15 Oktober kemarin, penumpang yang masuk dan keluar dari Bengkalis ke wilayah Kepulauan Riau atau sebaliknya harus memiliki surat keterangan vaksinasi dua kali," tambahnya.

Mereka yang memiliki surat vaksinasi sudah dua kali tidak perlu membuat surat keterangan negatif antigen.

Mereka sudah bisa berangkat dan datang ke Bengkalis. Namun bagi yang hanya memiliki keterangan vaksinasi satu kali baru di wajibkan memiliki surat negatif antigen.

Baca juga: Rp 495 Ribu Untuk Tes PCR, Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru Keberatan Dengan Kebijakan Wajib PCR

Sementara untuk tujuan hanya antar kabupaten harus memiliki minimal surat vaksin pertama dan tidak perlu membuat surat negatif antigen.

"Sementara jika belum memiliki surat keterangan sudah di vaksin tidak dibenarkan menggunakan trasportasi laut," tambahnya.

Pemeriksaan ini dilakukan dua kali, pertama saat calon penumpang membeli tiket. Agen kapal akan meminta surat keterangan vaksin pengguna jasa diperlihatkan.

Selain itu juga pemeriksaan juga nanti dilakukan saat akana keberangkatan.

Petugas UPT Pelabuhan akan memeriksa kelengkapan surat vaksin atau antigen calon penumpang.

Pelaksanaan pemeriksaan administrasi ini pihaknya dibantu pihak Karantina Pelabuhan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan agen untuk mendata calon penumpang terkait aturan kesehatan ini. Begitu juga denga pemeriksaan di lapangan ksita dibantu Karantina Kesehatan Pelabuhan" tambahnya.

Sementara itu pemeriksaan dilakukan dengan cara manual sejak tiga bulan terakhir.

Ini terjadi karena tiga bulan terakhir aplikasi yang disediakan seperti aplikasi Pedulilindungi datanya sempat jebol.

"Jadi sementara kita lakukan pendataan manual. Mereka yang berangkat keluar kota wajib membawa surat secara yang ditentukan," tambahnya

( Tribunpekanbarutravel.com )

Satgas Covid Periksa Surat Vaksin Penumpang Dari Luar Riau di Pelabuhan Pelindo Tembilahan

Terhitung Hari Ini, Penumpang di Bandara SSK II Wajib Punya Hasil Tes PCR

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved