Hasil Tes PCR Kilat Dipatok Rp 1,4 Juta, Dinkes Pekanbaru: Itu Strategi Pemasaran Layanan Kesehatan

Semakin cepat semakin mahal, harga yang dipatok layanan kesehatan bisa mencapai Rp 1,4 juta bila ingin mendapatkan hasil tes PCR dalam waktu 3 jam

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pemeriksaan kesehatan melalui rapid swab test digelar di halaman Masjid di Kantor DPRD Provinsi Riau , Pekanbaru, Minggu (9/8/2020). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Ada beberapa layanan tes PCR yang mematok harga hingga jutaan rupiah bila masyarakat hendak mendapat hasil tes PCR dengan cepat.

Harga yang dipatok bisa mencapai Rp 1,4 juta bila ingin menerima hasil tes PCR dalam waktu 3 jam. Padahal normalnya harga tes PCR di luar Pulau Jawa sebesar Rp 525.000. Sedangkan untuk di dalam Pulau Jawa sebesar Rp 495.000. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru , Arnaldo Eka Putra menyampaikan bahwa pengelola layanan kesehatan mestinya mematok harga di kisaran harga tersebut.

Ia menilai bahwa harga tes PCR mencapai Rp 1,4 juta itu bentuk strategi pemasaran dari layanan kesehatan.

"Tidak ada masalah itu, karena dalam kebijakan presiden tidak menetapkan rentang waktu," jelasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, harga jutaan rupiah itu sesuai dengan kebijakan layanan kesehatan. Ia menilai hasil tes PCR yang cepat diketahui hasilnya memang lebih mahal.

BACA JUGA :

Naik Pesawat Wajib Tes PCR, Layanan Tes PCR Meningkat Hingga 200 Sampel Dalam Sehari di RSD Madani

Puncak Musim Hujan di Riau Berlangsung November dan Desember, BMKG Ingatkan Potensi Banjir

"Cepat siap makin mahal, memang begitu sebenarnya. Semakin cepat ya semakin mahal," paparnya.

Dirinya menyebut bahwa rentang waktu hasil tes PCR itu terbit dalam 24 jam.

Mereka yang menawarkan hasil tes terbit lebih cepat menjadi peluang bisnis bagi layanan kesehatan.

Pihaknya menilai harga tes PCR yang mencapai jutaan rupiah dengan waktu terbit hasilnya lebih cepat tidak masalah. Ia mengaku bahwa pihaknya berpedoman pada regulasi yang ada.

Lain halnya dengan layanan kesehatan pemerintah. Arnaldo menyebut bahwa RSD Madani Pekanbaru dan puskemas mematok harga lebih murah.

Bagi masyarakat umum besaran tes PCR sebesar Rp 525.000. Sedangkan pihak yang bekerjasama atau MOU dengan RSD Madani mendapat harga lebih murah yakni Rp 375.000.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Dishub Riau Tunggu Surat Edaran dari Kementerian Terkait Pengetatan Jalur Darat dan Laut

Dinilai Memberatkan Masyarakat, Ahli Epidemiologi Sebut Naik Pesawat Cukup Rapid Antigen

Pekanbaru Masuk Zona Kuning Covid-19, Jangan Kendor Prokes

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved