Ada Fenomena Warna Indah di Balik Langit Sore Kota Pekanbaru, Begini Penjelasan BMKG Pekanbaru

Fenomena langit yang indah terlihat di Kota Pekanbaru, Pemandangan itu terjadi di langit saat sebagian langit kota mulai mendung.

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Fenomena cahaya warna warni yang indah terlihat di antara kepulan awan langit Kota Pekanbaru pada, Selasa (26/10/2021) petang. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Fenomena langit yang indah terlihat di antara kepulan awan di atas Kota Pekanbaru pada, Selasa (26/10/2021) petang.

Terdapat cahaya warna-warni terlihat di balik kepulan awan.

Pemandangan itu terlihat di langit saat sebagian langit kota mulai mendung.

Sedangkan pada sebagian langit kota masih tampak cerah.

Fenomena itu dikenal dengan awan jenis pileus . Adanya fenomena tersebut ketika awan cumulus atau cumulonimbus yang mengandung udara hangat mengalir ke atas.

Kemunculan fenomena awan warna-warni dengan bentuk gelombang tersebut tidak menandakan tanda kondisi cuaca tertentu.

Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kemunculan fenomena awan tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru , Marzuki .

Baca juga: Puncak Musim Hujan di Riau Berlangsung November dan Desember, BMKG Ingatkan Potensi Banjir

"Tidak ada tanda kondisi cuaca tertentu, tapi hanya fenomena biasa. Fenomena ini bisa muncul di berbagai daerah di Indonesia," terangnya, Rabu (27/10/2021)

Dirinya menjelaskan bahwa fenomena itu terkadang muncul ketika ada lapisan udara tipis di atas awan cumulus yang mengandung udara hangat.

Udara tipis itu kemudian terdorong awan cumulus.

Saat terdorong ke atas lapisan udara tipis ini mengembang dan mendingin secara adiabatis.

Proses ini muncul tanpa perpindahan panas dan massa antara sistem dan lingkungannya.

Uap air di dalamnya pun mengembun menjadi tetesan-tetesan.

Kondisi tersebut menghasilkan awan tipis duduk sebagai topi atau pileus di atas cumulus yang meningkat.

Marzuki mengatakan bahwa fenomena ini biasanya muncul pada sore hari.

Saat fenomena ini terjadi bakal terlihat berwarna seperti pelangi karena cahaya matahari. 

"Munculnya awan ini biasanya waktu cukup singkat dan tidak jadi pertanda untuk kondisi cuaca tertentu," jelasnya.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Harga Tes PCR Turun Tapi Masyarakat Masih Keberatan, DPRD: Dicabut Saja Dari Pada Ribut Terus

Harga Tes PCR Berbayar di RSD Madani dan Faskes Pemko Belum Turun, Ini Alasan Dinkes Pekanbaru

Hasil Tes PCR Kilat Dipatok Rp 1,4 Juta, Dinkes Pekanbaru: Itu Strategi Pemasaran Layanan Kesehatan

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved