262 Tahun Perang Guntung, Pemkab Siak Akan Gelar Jelajah Sejarah dan Napak Tilas ke Selat Guntung

Pemkab Siak akan mengadakan kegiatan Jelajah Sejarah dan Napak Tilas Sultan Siak II untuk mengenang kembali Perang Guntung 262 tahun yang lalu,

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Kabupaten Siak 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kabupaten Siak akan menggelar kegiatan Jelajah Sejarah dan Napak Tilas Sultan Siak II, Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah atau Tengku Buwang Asmara.

Kegiatan rencananya akan diselenggarakan pada 10 November 2021 mendatang. 

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengingatkan kembali perjuangan Tengku buwang Asmara yang dikenal heroik pada peristiwa Perang Guntung 262 tahun silam.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan sejarah mengenang Tengku Buwang Asmara dan hari pahlawan menjadi hari puncak, yakni 10 November 2021.

“Kami sudah melakukan rapat persiapan pelaksanaan kegiatan Jelajah Sejarah dan Napak Tilas Sultan Siak II, Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah Tengku Buwang Asmara. Kegiatan ini kita lakukan selain sosialisasi sekaligus mendukung pengusulan calon Pahlawan Nasional kepada Sultan Siak II Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffarasyah (T. Buwang Asmara)," ujar Wakil Bupati Siak Husni Merza , Rabu (27/10/2021). 

Baca juga: Taklukkan Pasukan Belanda di Perang Guntung, Sultan Siak Ini Diusulkan Jadi Pahwalan Nasional

Menurut rencananya, Napak Tilas Sultan Siak II Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffar Syah akan melakukan kegiatan bersepeda ke Selat Guntung.

Kegiatan dimulai dari Kampung Kelakap, Kecamatan Mempura dan finish tepatnya di Halaman Masjid Al-Hidayah kecamatan Sabak Auh, dengan menempuh jarak kurang lebih 55 km.

"Rencananya, kegiatan ini kita laksanakan pada 6 -10 November 2021. Sekaligus memperingati 262 tahun penyerbuan Benteng atau Logi di Pulau Guntung Muara Siak oleh askar-askar di pimpin Tengku Buwang Tanggal 6 November 1759-6 November 2021," terangnya. 

Senada disampaikan Sekretaris Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) kabupaten Siak Wan Idris, tujuan dari kegiatan ini mengumpulkan dokumen kegiatan yang berhubungan dengan perjuangan Tengku Buwang Asmara .

Baca juga: Mengenang Perlawanan Terhadap Kolonial, Pemkab Siak Akan Bangun Monumen Perang Guntung

"Jadi kegiatan ini melibatkan OPD terkait, dan rutenya juga sudah kita tentukan tinggal tim melakukan survei jalan yang dilintasi pesepeda,"kata dia. 

Ia berharap dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut, masyarakat akan lebih mengenal Tengku Buwang Asmara , calon pahlawan nasional yang akan di usulkan.

"Kami mengajak masyarakat turut berpartisipasi pada kegiatan ini, mengingat kembali perjuangan, ketokohan Sultan Siak ke II Tengku Buwang Asmara di Selat Guntung pada  6 November 1759 atau 263 tahun lalu, patut dibangkitkan," katanya. 

Sebelumnya TP2GD melakukan peninjauan Lokasi Jejak Sejarah Tengku Buwang Asmara, yang berlokasi di Kampung Tengah Kecamatan Mempura.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Pengusulan Sultan Siak ke-2 Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional Terkendala Arsip Belanda

Taman Tengku Syarifah Aminah Siak Berhasil Raih Penghargaan Pelopor Ruang Bermain Ramah Anak

Tersembunyi di Kabupaten Siak, Danau Telago Batin Bungsu Miliki Potensi Wisata yang Menjanjikan

Arsip & Mesin Tik Kerajaan Siak Ada di Tangan Warga, Kadis Perpustakaan: Jika Diminta Harus Bayar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved