Bandara SSK II Pekanbaru

Bandara SSK II Pekanbaru Masih Berlakukan Syarat Negatif PCR untuk Penerbangan Tujuan Jawa-Bali

Bandara SSK II Pekanbaru masih memberlakukan surat negatif hasil tes PCR sebagai syarat penerbangan untuk tujuan Jawa dan Bali

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Suasana terminal kedatangan Bandara SSK II Pekanbaru tampak sepi, Minggu (11/7/2021). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru masih memberlakukan surat negatif hasil tes PCR sebagai syarat penerbangan untuk tujuan ke daerah yang masih menetapkan PPKM level 3 dan 4.

Kebijakan ini berbeda dengan yang diberlakukan di Jawa-Bali yang tak lagi menggunakan tes PCR untuk syarat penerbangan, namun cukup hanya menggunakan hasil rapid tes antigen.

‎Executive General Manager Angkasapura II Pekanbaru, Yogi Prasetyo, menjelaskan pihaknya masih menjalankan aturan atau keputusan pemerintah, bagi penumpang yang menggunakan moda transportasi pesawat udara, dengan menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19

Yogi Prasetyo, menuturkan, selama aturan pemerintah belum dirubah, maka Angkasapura II Pekanbaru tetap menjalankan aturan yang ada.

Termasuk perjalanan sesuai dengan penetapan level PPKM di suatu daerah yang dituju.

Hingga kini belum ada surat resmi dari pemerintah terkait mulai diberlakukannya hasil rapid antigen negatif.

“Untuk syarat perjalanan menggunakan transportasi udara mengacu pada Surat Edaran (SE) Gugus tugas, SE Kemendagri dan SE Kemenhub untuk syarat penerbangan berdasarkan pada level PPKM suatu daerah,” kata Yogi, Selasa (2/11/2021).

Pihaknya mendukung penuh keputusan pemerintah terkait aturan perjalanan dalam negeri menggunakan transportasi udara.

Baca juga: Warga Sambut Positif Kebijakan Penghapusan Wajib PCR Sebelum Terbang

Sedangkan terkait kebijakan syarat penerbangan cukup dengan menggunakan hasil rapid antigen, pihaknya menunggu aturan teknis yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 atau kementerian terkait. 

"Segera kami update terkait aturan teknisnya, Insyaallah secepatnya akan dikeluarkan,” ucap Yogi.

Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi Riau masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat terkait adanya kebijakan baru untuk syarat penerbangan dari dan ke Jawa-Bali yang tak lagi perlu menggunakan surat negatif PCR.

‎‎Sejauh ini di Provinsi Riau masih menggunakan aturan yang lama, yakni menggunakan PCR jika ingin bepergian ke daerah yang masih PPKM level 3 dan 4 dan cukup antigen untuk daerah level 2 dan 1.  

Baca juga: Penerbangan Jawa-Bali Tak Perlu Pakai PCR, Pemprov Riau Tunggu Surat Resmi dari Pemerintah Pusat

"Kita tunggu surat resminya ya, tapi intinya kita di daerah ini kan sifatnya hanya menjalankan saja apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir belum lama ini.

‎Seperti diketahui, Pemerintah memutuskan untuk menghapus syarat wajib tes PCR bagi penumpang pesawat dari dan ke Jawa-Bali.

Jadi, swab tes antigen sudah cukup mulai saat ini. Hal ini disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy, mewakili pemerintah, kembali mengubah syarat perjalanan udara atau syarat naik pesawat di Jawa dan Bali. Kini, tes PCR tidak lagi menjadi syarat terbang.

"Untuk perjalanan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan tes PCR tetapi cukup tes antigen. Sama dengan yang sudah diberlakukan wilayah luar Jawa non Bali," kata dia dalam jumpa pers virtual, Senin (1/11/2021).

Pengumuman ini disampaikan dalam jumpa pers terbaru terkait PPKM. Seperti diketahui, pemerintah sebelumnya mewajibkan tes PCR sebagai syarat terbang meski sudah vaksinasi dosis lengkap.

( Tribunpekanbarutravel.com )

7 Bus Vaksinasi Covid-19 Keliling Kota Pekanbaru Layanan Masyarakat di Dua Tempat, Ini Lokasinya

Fly Over Simpang Garuda Sakti Dibangun, Desain Perencanaan Pembangunan Dianggarkan Tahun 2022

Wako Pekanbaru: Kita Berusaha Ikhtiar, Sampai Desember Nanti Semua Sudah Divaksin

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved