Diperpanjang 1 Bulan, Pemutihan Denda Pajak Ranmor Dilanjutkan Hingga 9 Desember Mendatang

Program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor diperpanjang selama 1 bulan ke depan, hingga 9 Desember 2021

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Launching pembayaran pajak melalui sistem drive thru langsung dilakukan oleh Gubernur Riau, Syamsuar dan disaksikan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Effendi bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Provinsi Riau, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau memperpanjang masa pengampunan atau penghapusan denda keterlambatan bayar pajak, seharusnya berakhir 9 November 2021 diperpanjang hingga 9 Desember 2021.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Karmila Sari mengatakan, ditambah perpanjangan program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor ini karena banyaknya permintaan kabupaten dan kota untuk membayar kendaraan dinas melalui APBD Perubahan dan permintaan masyarakat karena informasi ini belum maksimal diketahui masyarakat. 

"Dalam perpanjangan 1 bulan ini, Bapenda harus memakai SMS gateway sehingga dapat menginfokan keseluruh masyarakat Riau melalui SMS,"ujar Karmila.

Sehingga lanjut Karmila, keringanan pembayaran ini harus betul-betul dimanfaatkan masyarakat.

"Karena sebagian masyarakat memang tidak mendapatkan informasi ini, selama ini kurang tersampaikan pesan dari Bapenda dalam mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini,"ujar Karmila.

Baca juga: PPKM Level 2 Tahap IV di Pekanbaru Diterapkan Hingga 2 Minggu ke Depan, Ini Tanggapan Wako

Sebelumnya memang, Komisi III DPRD Riau menyoroti upaya Bapenda Riau yang minim melakukan sosialisasi terkait program penghapusan pajak kendaraan bermotor.

Akibatnya, capaian belum signifikan, padahal targetnya sangat besar untuk memanfaatkan program penghapusan atau pemutihan denda atas keterlambatan pajak kendaraan itu.

Seperti misalnya, menurut Karmila sebagian masyarakat mengetahui tanggal kegiatannya, hanya saja tidak semua mengetahui lokasi atau tempat pelayanannya.

"Jadi harus tau juga masyarakat kita, dimana saja kantor samsatnya dan Samsat keliling nya selanjutnya e-samsat yang akan launching. Harus diperkenalkan ke masyarakat cara penggunaannya,,"ujar Karmila.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Negara Tetangga Alami Lonjakan Kasus Covid, ‎Gubri‎: Jangan Ada yang Membawa Virus Masuk ke Riau

Operasi Zebra 2021 Segera Dimulai, Ini Target Operasinya

Survey Lahan, Makam Leluhur Talang Mamak Ditemukan di Proyek Tol Rengat-Jambi

Terus Membaik, September Tingkat Hunian Hotel di Provinsi Riau Capai 39,63 Persen

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved