Dampak Virus Corona di Riau

Dinkes Riau Ingatkan Travel Umrah Agar Mengarahkan Calon Jamaah Vaksinasi Covid-19

Saat ini Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu syarat bagi calon jamaah umrah yang akan berangkat ke Arab Saudi

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Jamaah umroh tiba di Bandara SSK II Pekanbaru belum lama ini, tampak juga Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas II Pekanbaru melakukan pemeriksaan melalui alat pendeteksi suhu tubuh. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, mengingatkan para pengelola travel umrah di Provinsi  Riau untuk dapat mengarahkan calon jamaahnya agar segera melakukan Vaksinasi Covid-19 .

Pasalnya, saat ini vaksin menjadi salah satu syarat bagi calon jamaah umrah yang akan berangkat ke Arab Saudi

Mimi  mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan para pengelola travel umrah di kantor Dinas Kesehatan Riau .

"Jadi kami ingatkan para pengelola travel umrah untuk mengarahkan calon jamaah nya vaksin. Karena vaksin jadi salah satu syarat masuk ke Arab Saudi," kata Mimi, Kamis (18/11/21).

Lebih lanjut dikatakannya, karena itu pada pertemuan tersebut, pihaknya juga menegaskan jika pengelola travel umrah merasa kesulitan dalam mendapatkan vaksin.

Maka dapat menghubungkan pihak dinas kesehatan terdekat.

"Jadi kami juga mengerahkan kalau ada kesulitan mendapatkan vaksin, bisa menghubungi dinas kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat. Ini juga dalam rangka meningkatkan capaian vaksinasi," ujarnya.

Saat ditanyakan kapan ada calon jamaah umrah bisa berangkat dari Riau, Mimi mengatakan hal tersebut bukanlah kewenangan pihaknya. Karena saat pertemuan itu, pihaknya hanya mengingatkan terkait vaksinasi.

"Kalau untuk jadwal keberangkatan mungkin bisa ditanya ke Kementerian Agama , kami hanya mengingatkan terkait vaksinasi saja," sebutnya. 

Sebelumnya, ketua umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Firman M Nur usai melantik pengurus Amphuri Riau, di Hotel Furaya Pekanbaru, Minggu (3/10/2021) lalu ‎berharap vaksin yang digunakan untuk vaksinasi para calon jemaah haji dan umrah ini adalah vaksin yang saat ini dianjurkan oleh pemerintah arab Saudi. 

Yakni Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan Jhonson and Jhonson.

"Kalau bisa gunakan empat jenis vaksinasi yang direkomendasikan itu, namun bagi calon jemaah yang sudah vaksin sinovac tidak perlu khawatir, insyaallah nanti kami dari Amphuri akan memperjuangan untuk vaksin booster bagi para calon jemaah haji dan umrah," ucapnya didampingi, H Junaidi sebagai Ketua Amphuri Riau yang baru saja dilantik. 

Pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Kesehatan, agar Amphuri diberikan jatah kuota vaksin yang direkomendasikan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi tersebut untuk booster vaksin bagi calon jemaah yang sudah terlanjur divaksin sinovac atau sinopharm.

"Kami dari organisasi Amphuri sudah berbicara dengan menteri kesehatan, melalui irjen pelayanan kesehatan, selama itu sesuai ketentuan, mereka akan mensuport kita untuk menyiapkan vaksin itu," sebutnya. 

Sementara saat disinggung kapan calon jemaah haji dan umrah di Indonesia, khususnya di Riau bisa berangkat ke tanah suci, pihaknya belum bisa memastikan kapan pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan membuka jemaah haji dan umroh dari Indonesia . 

Namun sejauh dari hasil koordinasi pemerintah indonesia dengan kerajaan Arab Saudi , semua berharap jemaah haji dan umrah dari Indonesia bisa diberangkatkan.

"Seperti kita ketahui, jemaah haji dan umrah dari Indonesia itu yang terbesar kedua di Dunia. Mereka inilah yang mengisi hotel-hotel bintang lima dan bintang 4 yang ada di sekitar Masjidil Haram dan Nawabi. Sekarang hotel-hotel itu sebagian besar masih tutup, dan mereka menunggu kedatangan jemaah asal Indonesia,"  katanya. 

( Tribunpekanbarutravel.com )

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved