Riau Masuk 4 Provinsi di Indonesia dengan Prokes ‎Rendah, Gubri: Covid Masih Ada, Jangan Cuai

Meski saat ini kasus Covid-19 di Riau menurun, namun Gubernur Riau Syamsuar menegaskan jika pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pemeriksaan kesehatan melalui rapid swab test digelar di halaman Masjid di Kantor DPRD Provinsi Riau , Pekanbaru, Minggu (9/8/2020). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar mengingatkan masyarakat Provinsi Riau agar patuh dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

Meski saat ini kasus Covid-19 di Riau menurun, namun Gubri menegaskan jika pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Syamsuar bahkan mengakui, dari data yang dirilis pemerintah pusat, Provinsi Riau masuk dalam 4 besar Provinsi dengan kepatuhan rendah menerapkan protokol kesehatan.

Selain Riau, ada Lampung, Sulawesi Tenggara dan Maluku yang juga dinilai kepatuhan terhadap Prokesnya yang rendah.

Melihat data tersebut, Gubri tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada masyarakat Riau untuk tetap mendisiplinkan protokol kesehatan.

“Iya, Riau termasuk 4 daerah Provinsi yang masih rendah dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Karena sudah diperingatkan, mari kita ajak masyarakat harus sadar minimal mereka menggunakan masker, saya katakan itu,” kata Gubri Syamsuar, Senin (22/11/2021). 

Dijelaskannya, sejauh ini pemerintah pusat melalui  BNPB telah memberikan bantuan masker tujuan agar masyarakat minimal menggunakan masker. 

Pihaknya terus menyosialisasikan penerapan Prokes , namun masih banyak mayarakat yang tidak peduli dan cuai terhadap Prokes. 

Tetap saja tidak peduli dengan imbauan pemerintah, Gubri pun mengingatkan jangan sampai menyalahkan pemerintah yang tidak tegas.

“Kita tak boleh cuai dan tak boleh abai, Covid-19 masih ada. Ingat kalau kita tidak disiplin tunggulah waktunya, jangan salahkan kami. Karena itu saya ingatkan kembali tetap Prokes minimal selalu pakai masker,"ujar Gubri lagi.

Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, atau terjadinya gelombang ketiga kasus Covid-19 , seperti yang telah terjadi di beberapa negara Eropa dan Asia.

Masyarakat agar tetap waspada, terlebih ke depan ada momen libur panjang Natal dan Tahun Baru agar tidak berlebihan euforianya, menahan diri untuk bepergian. 

“Tetaplah menerapkan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,  hindari kerumunan, mencegah mobilitas interaksi, dalam aktifitas. Perayaan Natal kemudian juga ada libur panjang. Hal tersebut harus diantisipasi, kesadaran dibutuhkan bahwa Covid-19 belum berakhir," kata Syamsuar.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Tim Peneliti Targetkan Tahun Depan Pendiri Kota Pekanbaru Marhum Pekan Bisa Jadi Pahlawan Nasional

Sejumlah Lansia di Kota Pekanbaru Masih Ragu Untuk Vaksinasi Covid-19

Sudah 10 Ribu Lebih Kendaraan Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak, Masih Ada Waktu Hingga 9 Desember

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved