Wawancara Khusus dengan Gubernur Riau Syamsuar, Bangkitnya Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Riau

Berbagai upaya dilakukan Gubri dalam mendorong laju pembangunan di Provinsi Riau, Di antaranya dengan menggenjot sektor ekonomi kreatif dan pariwisata

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, Syarief Dayan (kiri) berbicang dengan Gubernur Riau Syamsuar di Rumah Dinas Gubernur Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Roda perekonomian terus menggeliat seiring dengan mulai menurunnya kasus Covid-19 .

Bermacam upaya dilakukan Gubernur Riau Syamsuar untuk mendorong kembali laju pembangunan di Provinsi Riau .

Di antaranya dengan menggenjot sektor ekonomi kreatif dan industri pariwisata.

‎Lalu upaya apa saja yang dilakukan oleh Gubri Syamsuar dalam mendorong ekonomi kreatif dan pariwisata di Riau.

Berikut wawancara esklusif Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, Syarief Dayan dengan Gubernur Riau Syamsuar yang ditayangkan lewat  ‎dalam program Ape Kesah dalam channel YouTube Tribun Pekanbaru Official

T : ‎Apa saja upaya yang dilakukan pak gubernur untuk membangkitkan kembali ekonomi kreatif di Riau? 

S : Baik, terima kasih, sebenarnya kami menggerakkan ekonomi kreatif ini sudah lama, ini bukan hal baru, dulu waktu kami masih menjadi bupati Siak, juga sudah diundang oleh Bekraf dan pelaku ekonomi kreatif. Kami tahu ekonomi kreatif ini berhubungan langsung dengan usaha kecil, seperti UMKM, dan kita di Riau punya potensi yang besar, anak-anak Riau juga banyak yang kreatif, ada yang sudah berkiprah ditingkat nasional bahkan sampai ke internasional, namun tidak kita pungkiri juga, masih ada  yang belum tau, inilah yang kita dorong, agar pelaku Ekraf yang ada di Riau ini bisa lebih baik dan bisa meningkat usahanya dan dikenal, tidak hanya ditingkat nasional tapi juga ditingkat internasional.

T : Riau patut berbangga karena bisa menjadi tuan tumah kegiatan ICCF, karena ini kan tidak mudah, ‎saya dapat kabar, perjuangan pak gubernur untuk bisa melaksanakan ICCF di Riau itu luar biasa, seperti apa upaya dan lobi yang pak gubernur lakukan, sehingga ICCF akhirnya bisa dilaksanakan di Riau? 

S : jadi begini, dalam perjalanan, karena kami sudah kenal dengan kawan-kawan di ICCN, pada awal pelaksanaa ICCF di maluku utara, kemudian di ternate, saya juga ditunjuk menjadi narasumber oleh ICCN dalam kegiatan ICCF. Saat itu saya sampaikan, bahwa program saya selaku gubernur untuk mengembangkan ekonomi kreatif sudah kali lakukan dengan memperispkan badan ekonomi kreatif yang merupakan lembaga untuk menganyomi anak-anak muda para pelaku ekonomi kreatif di Riau.

T: Menurut bapak seperti apa geliat ekonomi kreatif di Riau? 

S: Sebenarnya kita sudah maju, bahkan ada beberapa startup kita yang sudah go nasional, bahkan ada juga sedang dipromosikan di dunia, itu mereka sedang mempersiapkan pameran di Dubai, idesain pakaian muslim bernuansa melayu.

T: Masih banyak pelaku ekonomi kreatif kita yang belum mengerti dan belum mendapatkan partner untuk bisa go nasional atau bahkan go internasional, ini seperti apa pak? 

S: justru itu kita bawa para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Indonesia  ke sini lewat ajang ICCF ini, supaya pelaku ekonomi kreatif di Riau bisa bertemu, bertukar pengalaman dan berbagi informasi dengan pelaku ekonomi kreatif lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari aceh sampai ke Papua kan semua berkumpul disini. Kita bisa ambil ilmunya, pengalamanya dan saling berkomunikasi

T: Sejumlah kepala daerah juga ikut hadir dan menjadi narasumber dalam acara ICCF ini, ini tentu tidak mudah, triknya gimana ini pak? 

S : kita terus meyakinkan teman-teman yang ada di jakarta di ICCN, kita terus komunikasi dan meyakinkan, bahwa Riau punya potensi dan punya SDM, saya pikir kita tidak malu untuk mengajak teman-teman dari daerah lain untuk berkolaborasi dengan teman-teman di Riau dalam rangka untuk mengembangkan ekonomi kretaif di Indonesia. Harapan kami dari kegiatan ini anak-anak di Riau bisa bangkit. 

T: Target besar apa yang ingin kita capai, agar ekonomi kreatif di Riau bisa tumbuh.

S: dalam beberapa hari ini saya banyak berbincang dengan sejumlah menteri, mulai dari pak Erick thohir, Teten Masduki, jadi sebenarnya Riau tinggal bagaimana mengemas dan mengarahkan para pelaku untuk mengarap potensi yang ada dengan maksimal. Apalagi kaitanya dengan pariwisata, kedepan kita akan mempromosikan Riau ini, khsusunya dibidang pariwisata air, karena Riau punya banyak potensi pariwisata air. Apalagi Riau punya empat sungai besar dan beberapa pulau. Ini perlu dukungan dan sentuhan dari tangan-tangan profesional, dan pak Teten sangat antusias untuk mendukung kita.

T:  Ada hubungan yang erat dan besar antara sektor ekonomi kreatif dengan sektor pariwisata, bisa dijelaskan seperti apa kaitanya? 

S: ‎Pariwisata tidak bisa dilepas dengan ekonomi kreatif, karena saat seseorang berkunjung ke objek wisata, mereka butuh makan, minum, cendera mata, hiburan dan atraksi yang ditampilkan oleh masing-masing daerah dan pengelola wisata. Artinya, kalau maju pariwisatanya, otomatis ekonomi kreatifnya juga pasti ikut maju. Saling bergendengan. Harapan kami semua harus bisa mengambil bagian.

T: Pandemi Covid-19 yang melanda hampir semua belahan dunia, termasuk Riau ikut berdampak terhadap sektor pariwisata, yang mengalami penurunan signifikan, upaya apa yang akan bapak lakukan untuk kembali meningkatkan geliat industri pariwisata ditengah hantaman Pandemi Covid-19 yang luar biasa ini? 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved