Perpustakaan Siak Kembali Raih Pengharagaan Terbaik Nasional Untuk Ketiga Kalinya

Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mendapatkan penghargaan membanggakan di penghujung tahun 2021 ini.

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Gedung Perpustakaan Siak 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak mendapatkan penghargaan membanggakan di penghujung tahun 2021 ini.

Kali ini, penghargaan itu didapatkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Siak dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. 

“Alhamdulillah, jangan lupa bersyukur atas prestasi-prestasi yang kita peroleh. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa orientasi kita bukanlah penghargaan tetapi pelayanan. Jika kemudian kerja keras kita mendapat penghargaan itu adalah bonus yang harus kita syukuri,” kata Bupati Siak Alfedri, Jumat (3/12/2021). 

Menurut Alfedri, penghargaan itu untuk memotivasi penyelenggara pada OPD tersebut untuk terus inovatif, sehingga daya manfaatnya semakin besar bagi masyarakat.

Terutama yang harus terus dijaga adalah pelayanan, mutu dan keberfungsian bagi masyarakat luas. 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak meraih penghargaan Terbaik Nasional Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) tahun 2021.

Baca juga: Cuma 5 Kota di Indonesia, Siak Masuk dalam Buku Panduan Pelaksanaan dan Pemeliharaan Kota Pusaka

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak Muhammad Arifin menuturkan, penghargaan ini diraih dikarenakan Perpustakaan daerah Siak mampu mengimplementasikan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Kabupaten Siak .

Program ini sudah berlangsung sekian lama sehingga dinilai sebagai perpustakaan yang terbaik. 
 
“Kami melakukan perubahan pada layanan yang selama ini terfokus pada layanan peminjaman dan pengembalian buku saja, belum terselenggara secara optimal dan profesional menjadi tempat pusat kegiatan masyarakat untuk belajar, berlatih secara gratis dan tanpa batas umur (inklusif),” kata dia.

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan amanat  UU  Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan. UU itu mengamanahkan menjadi tempat pembelajaran masyarakat sepanjang hayat. Atas dasar itulah Perpustakaan Siak beralih menjadi perpustakaan inclusif sebagai kegiatan pembelajaran oleh seluruh masyarakat. 

Baca juga: Promosikan Wisata Siak, Bupati Alfedri Rencanakan Kerja Sama dengan Asita Riau

Menurut Arifin, Perpustakaan Siak sudah tiga kali menerima penghargaan tersebut. Selama 3 tahun berturut-turut, Siak masih mendapatkan penghargaan itu dari pusat, yakni dimulai sejak tahun 2019, 2020 dan terbaru 2021.

Pada penilaian tahun ini, setidaknya  dua perpustakaan kampung di Siak juga meraih penghargaan dari Perpusnas.

Sebab perpustakaan kampung itu mampu menyelenggarakan kegiatan inklusi sosial bagi masyarakat kampung dan menciptakan masyarakat yang sejahtera, sesuai semboyan program transformasi ini yaitu literasi untuk kesejahteraan. 

Arifin menyampaikan, Perpustakaan Kampung yang meraih penghargaan nasional adalah Perpusdes Angin Kampung Mandi Angin, Kecamatan Minas dan perpusdes Muara Kelantan di Kecamatan Sungai Mandau.

Baca juga: Kampung Dayun Juara I Desa Wisata Provinsi Riau, Ini Kata Bupati Siak

Kemudian lomba video dampak yang diraih oleh Perpusdes hasil replikasi mandiri Pusda Siak yaitu Perpusdes Lentera Dayang Suri di kecamatan Bungaraya. 

“Penghargaan ini bukanlah tujuan, tetapi adalah buah kerja keras, kerja cerdas dan kerja kita semua, baik internal maupun eksternal kita. Mudah-mudahan,  ini menjadi motivasi dan komitmen dalam melaksanakan serta melanjutkan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial pada tahun-tahun mendatang,” kata dia. 

Selain itu, Kasi Pengembangan Tenaga Perpustakaan dan Pembudayaan kegemaran membaca Anita, S.S meraih penghargaan Honorable Mention (insan pegiat literasi) secara nasional yang merupakan PIC (person in charge) program transformasi dari Kabupaten Siak. Anita juga berhasil juara pada  lomba foto Instagram yang menampilkan kegiatan inklusi bimbel gratis untuk siswa SD.

Sebenarnya, pengumuman penghargaan tersebut disampaikan pihak Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI bersama Tim Pendamping Program TPBIS melalui Peer Learning Meeting (PLM) yang juga merupakan puncak pelaksanaan Program TPBIS, Kamis (2/12/2021) via virtual. Kegiatan itu dihadiri 600 lebih peserta dari DKPUS Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Pengelola Perpustakaan Desa se -Indonesia.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Kembangkan Potensi Objek Wisata, Pelatihan SDM Pelaku Desa Wisata Digelar di Siak

Miris, Kapal Kato Peninggalan Sultan Syarif Kasim II di Istana Siak Berkarat Seperti Rongsokan

Mengingat Perjuangan Sultan Siak II, Puluhan Pesepeda Ikuti Napak Tilas Sejarah Perang Guntung Siak

Manfaatkan Balairung Sri, Gedung Peninggalan Kesultanan Siak Dijadikan Tempat Belajar Bersama

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved