Tahun 2022, Rohil Akan Jadi Tuan Rumah Hari Tanjak se-Dunia di Provinsi Riau

Untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Melayu di Rohil perlu kerja sama semua unsur, baik pemerintah daerah, DKD maupun berbagai unsur lainnya.

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong secara langsung melantik pengurus Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Rohil periode 2020-2025 dibawah kepemimpinan Delsi Hendria, Selasa (7/12/2021) malam.  

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, ROHIL - Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong secara langsung melantik pengurus Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Rokan Hilir periode 2020-2025 di bawah kepemimpinan Delsi Hendria, Selasa (7/12/2021) malam. 

Pelantikan yang digelar di Coffe Uyang Bagan tersebut juga dihadiri Wabup Rohil H Sulaiman, Ketua dan Wakil ketua PKK, Sekda Rohil HM Job Kurniawan, Pasiter Kodim 0321 Rohil Kapten Inf Khairul, beberapa kepala OPD, mantan ketua DKD Rohil Hj Suryati serta berbagai unsur lainnya. 

Usai dilantik, ketua DKD Rohil Delsi Hendria dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada bupati yang secara resmi telah melantik DKD Rohil. 

"Malam ini sangat spesial bagi kami atas kehadiran Bupati dan Wabup, tanpa dukungan pemerintah daerah kami tidak bisa apa-apa, kami akan jalankan amanah ini sebaik-baiknya," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Delsi juga menerangkan bahwa, untuk agenda tahun 2022 pihaknya telah mengambil kesepakatan bersama bahwa pada hari tanjak se dunia di Provinsi Riau , DKD Rohil akan menjadi tuan rumah. 

Baca juga: Nelayan Rohil Ikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Diharapkan Dapat Meningkatkan Hasil Tangkapan

Adapun program lainnya sebut Delsi, DKD juga akan menggelar acara balas pantun serta berbagai festival kesenian dan budaya lainnya. 

"Kami minta dukungan dan tunjuk ajar pak Bupati dalam mengembangkan budaya Melayu kedepannya," Harapnya. 

Sementara itu, Bupati Rohil dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan seluruh pengurus DKD yang baru saja dilantik. 

Ke depan sebut Bupati, DKD harus bisa mengembangkan dan melestarikan seluruh seni dan budaya yang ada di Kabupaten Rohil serta mengkoordinir seluruh sanggar yang ada. 

Sebab katanya, selama ini sanggar-sanggar seni yang ada di Rohil kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. 

Baca juga: Pertama di Riau, Kapolda Resmikan Drive Thru Pelayanan SIM, Pajak dan SKCK di Rohil

"Selama ini pemerintah kurang memperhatikan sanggar ini. Ke depan, saya berharap DKD bisa mengkoordinir seluruh sanggar seni yang ada, soal anggaran akan kita dukung," tuturnya. 

Dilanjutkannya, dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Melayu di Rohil , perlu kerja sama semua unsur baik pemerintah daerah, DKD maupun berbagai unsur lainnya. 

"Perlu peran bersama untuk membina sanggar yang ada, karena kita memiliki banyak sanggar. Bagaimana ke depan budaya Melayu harus di kembangkan dan dilestarikan. Pemerintah juga tidak akan dapat mengkoordinir tanpa bantuan DKD," terang Afrizal.

Ia juga meminta kepada pengurus DKD yang baru agar menyampaikan apa saja yang ingin menjadi program maupun masukan kepada pemerintah Daerah dalam memajukan budaya dan seni Melayu di Rohil.

Dari segi anggaran tegas Bupati, Pemda akan memberikan dukungan. 

Dalam kesempatan itu, Afrizal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Hj Suryati yang merupakan ketua DKD sebelumnya yang selama ini telah mengembangkan budaya yang ada di Rohil melalui DKD. 

( Tribunpekanbarutravel.com )

Rumah Kapitan Oey I Tam di Bagansiapiapi Rohil, Perpaduan Budaya Tionghoa-Melayu yang Sarat Sejarah

Pameran Uang Kuno Digelar di Gedung LAM Rohil, Ada Koleksi Uang Negeri Siak Hingga Zaman Penjajahan

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved