Dumai Naik ke PPKM Level 2, Jubir Satgas: Ada Ditemukan Kasus Baru.

Baru saja menjalankan PPKM Level 1, Kota Dumai kini kembali Naik ke PPKM Level 2 Berdasarkan ‎Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2022

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua digelar di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, DUMAI - Baru saja menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1, Kota Dumai, kembali Naik ke PPKM Level 2 .

Berdasarkan ‎Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2022, tentang PPKM Level 3,2 dan 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19, di tingkat desa dan kelurahaan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah, Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua,  Kota Dumai, masuk ke level 2

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Dumai , Adyan Bangga Pranata Harahap mengungkapkan, bahwa berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2022 Kota Dumai, masuk ke dalam Penerapan PPKM Level 2 .

Baca juga: Belum Turun, Kota Pekanbaru Masih Berstatus PPKM Level 2 Hingga Dua Pekan Mendatang

Ia menambahkan, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02  Tahun 2022 penerapan PPKM Level 2  ini‎, Tim Satgas Covid-19 akan segera membuat surat edaran untuk menjadi pedoman masyarakat selama PPKM Level 2

"Kami masih buat surat edaran satgas terkait pedoman  PPKM ‎Level 2 ini, hal-hal apa saja yang nantinya akan dibatasi akan tertuang dalam surat edaran," katanya, Selasa  (4/1/2022).

Sementara, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful menyampaikan bahwa saat ini Kota Dumai masih tetap melaksanakan PPKM, akan tetapi Dumai, naik  ke level 2 . 

Baca juga: Pasca Libur Nataru, Pejabat dan Pegawai Pemprov Riau Jalani Tes Swab

Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat Dumai naik level, satu di antaranya adanya peningkatan kasus ‎terkonfirmasi positif yang dirawat dalam dua Minggu terakhir, sehingga Dumai, keluar dari Level 1 dan naik menuju level 2.

"Ada ditemukan kasus baru pada tahun baru, hal ini tentunya menjadi perhatian kita semua, bahwa Covid-19 masih ada dan harus waspada," sebutnya

Diakuinya, saat ini perkembangan kasus Covid 19 di kota Dumai, sudah jauh menurun, bahkan Dumai, sempat beberapa hari  tanpa penambahan pasien Covid-19, namun masih ada dua pasien yang di rawat di RS.

Baca juga: Banyak Mobil Mewah Pakai BBM Subsidi, Dewan Sarankan Pertalite & Premium Hanya Untuk Warga Menengah

Syaiful meminta masyarakat tidak boleh mengondorkan protokol kesehatan (Prokes)‎, karena Prokes merupakan hal yang harus tetap diterapkan, jika ingin perkembangan Covid-19 dihentikan. 

"Prokes harus tetap ketat, jangan kendor, kalau kendor nanti bisa saja perkembangan Covid-19, kembali meningkat, dan membuat Dumai naik level," imbaunya. 

‎Syaiful menerangkan, saat ini Dumai, harus tetap waspada pasalnya, di beberapa Provinsi dan daerah sudah terjadi lonjakan kasus Covid-19, tentunya harus diwaspadai.

Baca juga: Kampoeng Kuliner Dumai Soft Opening, Diharapkan Menjadi Destinasi Wisata Unggulan di Dumai

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa perkembangan kasus Covid-19 di Dumai diketahui sudah jauh mengalami penurunan, sedangkan angka masyarakat yang Vaksinasi Covid-19 terus meningkat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat agar tidak mudah tertular Covid-19 .

Namun. meskipun sudah di Vaksin Covid-19 , Syaiful meminta  masyarakat agar tetap Prokes, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Ingat walaupun  sudah divaksin masyarakat harus tetap Prokes, gunakan masker dengan benar," pungkasnya. 

( Tribunpekanbarutravel.com )

Omicron Belum Ditemukan di Riau, Tetap Disiplin Jalankan Prokes

Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Tidak Alami Lonjakan di Tahun Baru 2022, Ini Rinciannya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved