Islamic Development Bank Tertarik Kembangkan Bisnis di Riau, Akan Bangun Mall, Hotel dan Rumah Sakit

Lembaga keuangan internasional ini akan memberikan modal untuk pengembangan tanah wakaf yang ada di Riau agar menjadi tanah wakaf yang produktif

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Suasana Kota Pekanbaru di malam hari beberapa waktu lalu. Islamic Development Bank (IDB) atau Bank Pembangunan Islami tertarik untuk menanam investasi nya di Riau. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM - Islamic Development Bank (IsDB) atau Bank Pembangunan Islami tertarik untuk menanam investasi nya di Riau.

Lembaga keuangan internasional ini akan memberikan modal untuk pengembangan tanah wakaf yang ada di Provinsi Riau agar menjadi tanah wakaf yang produktif. 

"Salah satu lahan wakaf misalnya tanah di Simpang Sentral Komersil Arengka yang berada di pusat bisnis, yang luasnya lebih kurang 7,5 hektare dengan nilai lebih kurang 800 miliar," kata Gubernur Riau Syamsuar usai bertemu Vice President, Finance, and Chief Financial Officer IsDB, Dr Zamir Iqbal beserta jajarandi Jeddah, Arab Saudi, Selasa (20/09/2022) waktu setempat.

Pada pertemuan itu pihak IsDB bahkan berjanji segera datang ke Provinsi Riau

Selain itu pihak IsDB siap memberikan bantuan untuk pengembangan tanah wakaf di Riau menjadi pusat bisnis yang strategis, seperti Rumah Sakit Spesialis Jantung terbesar di Sumatera, pembangunan mall, hotel dan lainnya.

"Tim Pengembangan Waqaf IsDB akan segera berkunjung ke Riau dalam waktu dekat untuk mengkaji potensi dan kerjasama ini. Tim dari Pemprov Riau juga diminta menyiapkan master-plan pengembangan tanah ini untuk disampaikan ke tim IsDB yg akan turun ke lokasi," kata Syamsuar.

Kedua, Pemprov Riau sudah menyiapkan lahan untuk industri halal dan IsDB berkenan membantu pengembangannya. Bahkan industri halal ini diazamkan menjadi rujukan bagi negera islam khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Terakhir, pihak IsDB sangat mengapresiasi langkah Gubri Syamsuar yang telah berhasil mengonversi Bank Riau Kepri menjadi BRK Syari'ah.

"Ke depannya banyak hal yang bisa dikerjasamakan dan di-support oleh IsDB," katanya.

Disela melaksanakan ibadah umrah, Gubri juga menyempatkan berkunjung ke sejumlah lokasi di Arab Saudi. Diantaranya adalah ke Universitas Al-Azhar dan ke KBRI di Kairo.

Di KBRI, Gubri Syamsuar dan rombongan disambut langsung Dubes RI untuk Mesir, Lutfi Rauf.

"Pak Dubes menyambut baik kehadiran kami. Beliau sangat apresiasi," ucap Syamsuar.

Kepada Dubes, Syamsuar memaparkan berbagai potensi Riau. Termasuk potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah di Negeri Lancang Kuning.

"Kami sampaikan bahwa Riau juga sudah ditetapkan sebagai zona ekonomi syari'ah. Kita juga sedang membangun pariwisata berbasis syari'ah," ungkapnya.

Sangat terbuka peluang bagi investor asal Timur Tengah khususnya Mesir untuk menanamkan modalnya di Riau. 

"Kita minta Pak Dubes menyampaikan berbagai peluang ini kepada para pengusaha di Mesir," harap Gubri.

Apalagi, tambah Gubri, sektor pertanian ternyata cukup berhasil di negeri para nabi itu. 

"Sektor pertaniannya cukup berhasil. Ini tentu juga peluang kerjasama," tambahnya lagi.

Menurut Syamsuar, Dubes RI untuk Mesir, Lutfi Rauf berjanji akan proaktif menyampaikan potensi Riau yang luar biasa itu kepada para investor. 

"Banyak pengusaha dari Timur Tengah yang investasi di Malaysia. Tentu Riau juga semestinya menjadi tujuan investasi bagi mereka. Apalagi Riau berdekatan dengan Malaysia," ujar Syamsuar.

Gubri Syamsuar datang ke KBRI antara lain didampingi Karo Kesra Zulkifli Syukur, Kadis LHK Ma'mun Murod dan Ketua Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Riau Abdul Rasyid Suharto serta beberapa perwakilan mahasiswa asal Riau di Mesir. 

( Tribunpekanbarutravel.com )

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved