Jalan Alternatif Pekanbaru-Siak Diaspal, Bisa Pangkas Waktu Tempuh Hingga 1,5 Jam

Pembangunan aspal jalan alternatif Pekanbaru-Siak sepanjang 7 Km. Pengerjaan aspal ada dari Pekanbaru menuju Siak begitu juga sebaliknya

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.Pembangunan aspal jalan alternatif Pekanbaru-Siak sepanjang 7 Km. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM -  Jalan lintas yang menghubungkan wilayah Rumbai Pekanbaru menuju batas Kabupaten Siak atau yang lebih dikenal dengan nama jalan PT SIR merupakan salah satu ruas jalan yang rawan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). 

Hampir setiap pekan ada insiden kecelakaan lalulintas di ruas jalan ini. Baik roda dua maupun roda empat. Bahkan sampai memakan korban jiwa. 

Guna mengantisipasi terjadinya lakalantas di jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Riau ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Riau tahun ini akan memasang rambu-rambu lalulintas di sepanjang jalan tersebut. 

"Jalan lintas Pekanbaru-Siak via perkebunan PT SIR tahun ini kita pasang rambu-rambu lalulintas, karena di sana jalannya lurus, sehingga rawan lakalantas sebab pengendara kurang waspada," kata Kepala Dishub Riau, Andi Yanto, Rabu (21/9/2022). 

Untuk pemasangan rambu-rambu lalulintas tersebut, lanjut Andi Yanto, pihaknya sudah memasukan anggaran pengadaan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2022.

"Anggaran pengadaan rambu-rambu kita siapkan di perubahan, dan segera kita pasang. Karena itu termasuk yang kita prioritaskan untuk mengantisipasi terjadinya lakalantas di jalan Pekanbaru-Siak via PT SIR," sebutnya. 

Namun menjelang rambu-rambu lalulintas baru dipasang, kata Andi Yanto, saat telah memasang rambu-rambu sementara. 

Sedangkan untuk mengantisipasi truk Over Dimension Over Load (ODOL) melintasi jalan tersebut, Andi Yanto menyatakan, pihaknya juga akan memasang rambu-rambu kendaraan yang boleh melintasi jalan provinsi itu.

"Termasuk pengawasan juga kita lakukan baik itu razia truk ODOL , bersama pihak kepolisian. Kemudian, nanti kita akan arahankan petugas Dishub Riau untuk patroli di jalan itu nantinya," ujarnya. 

Selain itu, saat ini pihak kontraktor juga sedang menggesa pembangunan jalan provinsi di PT SIR tersebut.

Jalan alternatif dari Kota Pekanbaru menuju Kabupaten Siak itu saat ini proses pengaspalan. 

"Jalan alternatif dari Pekanbaru menuju Siak saat ini dalam pengerjaan aspal," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Arief Setiawan.

Arief mengatakan, dengan diaspalnya jalan alternatif tersebut ke depan bisa memperpendek jarak dan waktu tempuh masyarakat dari Pekanbaru menuju Siak, dan begitu juga sebaliknya.

"Karena kalau jalan alternatif itu bagus, maka bisa menghemat waktu lebih kurang satu jam sampai satu setengah jam," ujarnya.

Pembangunan aspal jalan alternatif Pekanbaru-Siak sepanjang 7 Km. Di mana untuk pengaspalan jalan tersebut tedapat dua paket pekerjaan. Pembangunan jalan alternatif Pekanbaru-Siak itu ada dua paket.

Pertama pembangunan jalan Simpang Pramuka batas Siak A sepanjang 3,3 Km dengan anggaran Rp21.618. 837.972. Saat ini progres pengaspalan sudah 52,054 persen.

Kemudian, untuk paket kedua pembangunan jalan Simpang Pramuka atas Kabupaten Siak B sepanjang 3,7 Km, dengan anggaran Rp21.304.821.357 dan yang sudah diaspal sepanjang 1,5 Km atau 52,730 persen. 

Jadi total pembanguan jalan tersebut sepanjang 7 Kilometer. Pengerjaan pembangunan aspal ada dari Pekanbaru menuju Siak begitu juga sebalik nanti akan terhubung secara keseluruhan

( Tribunpekanbarutravel.com )

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved