Ratusan Jemaah Umrah Riau Terancam Tidak Bisa Berangkat Karena Kelangkaan Vaksin Meningitis

Sejauh ini masih bisa mendapatkan vaksin di luar Kota Pekanbaru, namun tentu saja ongkos jemaah juga semakin bertambah.

Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Jemaah umrah perdana dari Riau berangkat dari Bandara SSK II Pekanbaru menuju Jakarta, Senin (10/1/2022). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM - Ratusan jemaah umrah asal Provinsi Riau terancam tidak bisa berangkat jika dalam waktu dekat persoalan kelangkaan Vaksin Meningitis tidak ada solusi.

Pimpinan PT Shirotol Jannah (SJ), Junaidi, yang juga merupakan Ketua DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Riau Kepri mengatakan, hingga saat ini para jemaah memang masih bisa berangkat walau dengan bersusah payah mendapatkan vaksin.

"Kalau keterbatasan dan kelangkaan vaksin ini tidak segera ditangani, dipastikan dalam waktu dekat ratusan jemaah terancam tidak bisa berangkat. Kalau sampai saat ini memang masih bisa berangkat. Karena jamaah mati-matian mencari vaksin ke daerah-daerah lain, seperti Indragiri Hilir, Dumai dan luar kota lainnya," kata Junaidi kepada Tribun, Sabtu (24/9/2022).

Dalam mencari vaksin tersebut dikatakan Junaidi jamaah berinisiatif sendiri, namun  tetap diberitahu travel, dimana saja KKP yang kira-kira bisa mendapatkan vaksin.

"Seperti kita tahu, jemaah yang mendaftar umrah, baik untuk dalam waktu dekat maupuan beberapa bulan lagi, semakin banyak, sementara vaksin terbatas. Tentunya keberangkatan menjadi terancam," imbuhnya. 

Baca juga: Stok Vaksin Meningitis Kosong, Keberangkatan Jemaah Umrah Terhambat, Diskes Riau Surati Kemenkes

Walau sejauh ini masih bisa mendapatkan vaksin di luar kota oleh sebagian jemaah, namun dikatakan Junaidi tentu saja ongkos jemaah juga semakin bertambah.

Sebelumnya, Pihak Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru juga menanggapi persoalan kelangkaan Vaksin Meningitis yang saat ini terjadi di Provinsi Riau , khususnya di Kota Pekanbaru 

Plt Kakan Kemenag Pekanbaru H Abdul Wahid, M.I.Kom mengatkan, pihaknya akan segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait jika kelangkaan masih terjadi dalam minggu depan.

"Kita lihat perkembangan minggu depan. Kalau masih terus terjadi kelangkaan tentu kita akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait," kata Wahid kepada Tribun, Jumat sore (23/9/2022).

Ia juga mengimbau kepada para jamaah umrah agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi persoalan ini.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Meroket, Perusahaan Travel Umrah Bagai Makan Buah Simalakama

Karena bagaiamana pun terkait vaksin merupakan kewajiban negara untuk penyediaaannya.

"Bagi jemaah umrah jangan panik, karena ketersediaan vaksin itu menjadi kewajiban negara untuk menyediakannya, dan umrah itu bagian daripada menjalankan ibadah dalam agama Islam," tambahnya.

Ia juga berjanji akan menyampaikan persoalan ini kepada Dirjen PHU Kemenag RI ketika akan berkunjung ke Pekanbaru pada awal pekan depan.

"Kebetulan hari Senin besok Bapak Dirjen PHU kemenag RI berkunjung ke Riau, nanti akan kita sampaikan juga pada beliau," tuturnya. 

Baca juga: Lebih Cepat & Hemat, Travel Ameera Mekkah Akan Terbangkan Jemaah Umrah Riau Via Bandara Kualanamu

Mantan Komisioner KPU Pekanbaru ini juga menyampaikan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut, pasalnya ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak, terutama umat Islam yang tengah semangat untuk melaksanakan ibadah umrah saat ini.

Sejak adanya kekonggaran, dikatakan Wahid banyak sekali masyarakat yang menunggu untuk bisa melaksanakan umrah.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar KKP di Riau juga bisa mencarikan solusi terkait keterbatasan vaksin ini.

Sehingga tidak menjadi kendala jamaah berangkat umrah yang juga menjadi bagian dari tugas dari kemenag dan pihak travel umrah untuk memfasilitasi masyarakat sebaik mungkin untuk melaksanakan umrah tersebut.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved