Tutup Tahun dengan Refleksi, Galeri Hang Nadim Gelar Pameran Bertajuk Re-Post di Bandar Serai

Pameran Re-post merupakan langkah awal merajut rangkuman sebagai bahan evaluasi bagi pengurus GHN dan para seniman

Editor: Theo Rizky
Istimewa
Galeri Hang Nadim (GHN) menggelar event refleksi ujung tahun yang diadakan di lantai dasar anjungan Kampar, kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM -  Menutup tahun 2022 ini, Galeri Hang Nadim (GHN) menggelar event refleksi ujung tahun yang diadakan di lantai dasar anjungan Kampar, Kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) yang dibuka Sabtu (24/12/2022) malam.

Refleksi ditandai dengan pembukaan pameran seni rupa “Re-Post” dan silaturahmi seniman dengan makan malam bersama.

Disampaikan Kepala GHN Furqon Elwe, refleksi akhir tahun ini bukan sekedar memuat ulang apa yang pernah dipamerkan, melainkan satu rangkaian dari sebuah kegiatan yang dirancang sedari awal. Hanya momennya di ujung kurun waktu tertentu.

Pameran seni rupa Re-Post akan digelar hingga 31 Desember 2022

“Refleksi bukan sekedar repetisi semata. Tetapi proses renung terhadap apa yang telah dibuat. Salah satu cara yang dipilih adalah melihat ulang karya-karya yang pernah dipamerkan GHN, pada pameran bertajuk Re-post ini. Dari perenungan tersebut diharapkan terjadi proses pengenalan diri, baik itu oleh GHN sendiri sebagai sebuah institusi, seniman nya, maupun audiens yang menonton pameran, sehingga menimbulkan kesadaran kolektif untuk berbuat sesuatu bagi ekosistem seni yang lebih baik di Riau,” kata Furqon dalam siaran pers yang diterima Tribunpekanbarutravel.com

Sementara itu dalam catatan kurator GHN Fachrozi Amri di Katalog Pameran Re-post, pameran ini merupakan langkah awal merajut rangkuman sebagai bahan evaluasi bagi pengurus GHN dan seniman ,menuju tumbuh kembangnya ekosistem seni rupa khususnya pergerakan Seni Rupa Riau ke depannya.

“Pameran ini juga merupakan catatan sejarah tersendiri bagi pergerakan seni rupa Riau yang dimotori GHN, bila dicermati selama kurang dari satu dekade, ternyata sangat massif. Re-post juga bagian dari kumpulan peristiwa-peristiwa estetik yang diharapkan akan menjadi denyut bagi seniman dalam mengembangkan bakat artistiknya," katanya.

Catatan yang tertoreh di antaranya, ada sekitar 6 pameran Seni Rupa selama tahun 2022, keterlibatan 47 Seniman sebagai partisipan/pameris yang berasal dari delapan kota/kabupaten di Provinsi Riau, di antaranya Pekanbaru, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Siak, Pelalawan serta dua kota berasal dari luar provinsi, Padang Panjang dan Yogyakarta.

"Ada 85 karya seni berbagai aliran dan medium pernah terpajang di dinding GHN, lebih dari 4.000 pengunjung telah menyaksikan karya-karya tersebut," Kata pria yang akrab disapa Ozi ini.

Masih menurut Ozi dalam laporannya saat pembukaan, pameran Re-post akan menghadirkan kembali 27 seniman yang telah diseleksi ulang dari 47 Seniman, pernah terlibat dalam Program Kuratorial di antara program atau pameran senirupa tersebut,

Kaligrafi Kontemporer Riau (15 April-15 Mei 2022), Bandar Serai Festival Art Exhibition (19 Juni-26 Juni 2022), Ketidakseimbangan Part 1, (16-26 September 2022), Ketidakseimbangan Part 2, (28 September-03 Oktober 2022), Jeda (12-30 November 2022), Repost (24-31 Desember 2022). Ke depan, GHN akan terus berinovasi menjadi institusi yang mandiri dan saling menghidupi dengan lingkungannya,” tutupOzi.

Pameran Seni Rupa : Re-Post (24 – 31 DESEMBER 2022)

Pameris dan karya:

- Acong - Bisik Bisik Tetangga (Jeda) – SENI GRAFIS

- Akil - Elephant in The Trap, Tong Sampah (Jeda) – GRAFFITY

- Alza Adrizon - Live in Between (Jeda) – LUKISAN

- Armen titof - Berbagi (Kaligrafi Kontemporer Riau) – LUKISAN KALIGRAFI

- Bens Sani - Masjid Jami (Ketidakseimbangan) – SKETSA,

- Bombom - Elephant in The Trap (Jeda) – MURAL,

- Cak Winda - Apple Affect (Ketidakseimbangan) – LUKISAN,

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved