Pemprov Riau Akan Kembangkan Wisata Kuliner Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Pengembangan kawasan khusus kuliner daerah menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Riau.

Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Asam Pedas Baung di Restoran Sultan Resto Pekanbaru.Asam pedas satu di antara kuliner khas Melayu yang sangat digemari. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM - Wisata kuliner ternyata menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Riau

Melihat potensi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di tahun ini meningkatkan kunjungan wisatawan di Riau.

Tidak heran jika pengembangan kawasan khusus kuliner daerah menjadi salah satu fokus Pemprov Riau.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, Minggu (8/1/2023) mengatakan, pengembangan kawasan khusus kuliner di daerah merupakan salah satu sektor andalan pemerintah pusat. 

"Jadi pengembangan kawasan wisata kuliner ini merupakan andalan pusat. Sehingga pusat ingin mengangkat ekonomi kreatif (ekraf) yang populer di Riau. Dimana hasil pemetaan yang layak itu kuliner," kata Roni.

Baca juga: Ini Makanan Favorit Jokowi Saat Menyantap Hidangan di RM Pak Abbas Kampar

Karena itu, lanjut Roni, Pemprov Riau melalui Dispar Riau diminta untuk melakukan pengembangan di sektor kuliner dalam bentuk pembinaan dan tempat mana yang cocok untuk dikembangkan untuk pusat kuliner.

"Kalau di Riau itu salah satunya di Pekanbaru, tepatnya di Jalan Arifin Achmad. Di sana akan ada Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS)," ujarnya. 

Namun, kata Roni, daerah lain bukan tidak berpotensi juga untuk dikembangkan menjadi kawasan kuliner.

"Karena semua daerah memiliki keunggulan. Tapi yang menonjol itu Kabupaten Bengkalis, Kampar dan Indragiri Hilir (Inhil) bisa dikembalikan menjadi pusat kuliner," katanya.

Baca juga: Cerita Sultan Resto Persiapkan Makan Malam Presiden dalam Waktu 30 Menit

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin menyatakan terdapat 2.801 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang tercatat datang ke Provinsi Riau pada Oktober 2022.

Misfaruddin mengatakan sebanyak 2.801 Wisman tersebut datang melalui pintu masuk Bandara SSK II Pekanbaru , Pelabuhan Dumai dan Bengkalis," ujarnya pada awal Desember 2022 lalu.

Misfaruddin menerangkan, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Riau pada bulan Oktober 2022 adalah 41,92 persen atau naik 1,05 poin dibanding TPK bulan September sebesar 40,87 persen.

Kemudian, TPK hotel bintang tertinggi di Provinsi Riau dialami oleh hotel bintang 3 yaitu sebesar 51,77.

Dia menjelaskan, adapun untuk data Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang bulan Oktober 2022 selama 3,98 hari atau turun 0,46 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat selama 4,44 hari.

Sebaliknya, Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Indonesia pada bulan Oktober 2022 adalah 1,41 hari atau naik 0,17 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 1,24 hari.

"Secara keseluruhan Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing dan Indonesia pada hotel berbintang bulan Oktober 2022 mencapai 1,43 hari atau naik 0,17 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 1,26 hari," katanya.

( Tribunpekanbarutravel.com )

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved